KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Lawu Park Group resmi bekerja sama dengan GlobalTix untuk meningkatkan pengalaman pengunjung di seluruh destinasi wisatanya di Jawa Tengah.
Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan sistem kunjungan yang lebih cerdas, praktis, dan terintegrasi bagi wisatawan.
Melalui kerja sama ini, GlobalTix akan menghadirkan sistem akses dan penukaran tiket non-tunai berbasis saldo tersimpan (stored-value).
Dengan sistem tersebut, pengunjung dapat membeli kredit terlebih dahulu dan menukarkannya dengan tiket masuk di berbagai wahana dan destinasi pilihan dalam satu ekosistem yang terhubung.
Penerapan sistem non-tunai ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dengan mengurangi antrean, meminimalkan transaksi tunai, serta mempercepat proses masuk ke area wisata.
Di sisi operasional, sistem ini membantu pengelola destinasi dengan mengurangi proses rekonsiliasi manual, meringankan beban kerja petugas di pintu masuk, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan lintas lokasi.
Direktur Utama dan pendiri Lawu Park Group, Parmin Sastro Wijono menyampaikan bahwa pengelolaan destinasi wisata yang beragam membutuhkan standar pelayanan yang konsisten dan berkualitas tinggi.
“Seiring berkembangnya portofolio destinasi kami, menghadirkan pengalaman tamu yang seragam dan berkualitas menjadi prioritas utama,” jelasnya, Jumat (23/1/2026).
GlobalTix memiliki pengalaman kuat dalam digitalisasi taman hiburan dan atraksi wisata yang kompleks, sehingga mendukung upaya memodernisasi layanan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di seluruh lokasi.
Selain mendukung operasional harian, sistem akses terpadu ini memungkinkan pengelola memperoleh data kunjungan dan penukaran tiket secara real-time.
Fitur ini sangat penting untuk mengelola lonjakan pengunjung pada masa liburan atau akhir pekan, serta menjadi fondasi bagi pengembangan layanan lanjutan seperti paket wisata terintegrasi (bundled experiences) di masa depan.
Chief Operating Officer GlobalTix, Chan Chee Kong, menyatakan bahwa industri pariwisata membutuhkan model akses yang fleksibel dan mudah digunakan.
“Atraksi wisata modern memerlukan sistem akses yang terukur dan ramah bagi pengunjung maupun operator. Kami bangga dapat mendukung Lawu Park Group dalam membangun sistem akses yang berorientasi pada pengunjung, sekaligus mendukung efisiensi dan pertumbuhan jangka panjang,” katanya.
Kolaborasi antara Lawu Park Group dan GlobalTix ini mencerminkan sinergi antara operator pariwisata dan penyedia teknologi dalam memperkuat infrastruktur pariwisata Indonesia.
Dengan pendekatan berbasis teknologi yang adaptif, model ini diharapkan dapat diterapkan baik pada destinasi wisata berskala besar maupun atraksi yang lebih kecil, tanpa mengabaikan kualitas pengalaman dan keberlanjutan operasional.
Transformasi digital ini akan diterapkan di sejumlah destinasi unggulan yang berada di bawah naungan Lawu Park Group, antara lain: Lawu Park (Tawangmangu), Sakura Hills (Tawangmangu).
Kemudian Wonder Park TawangmanguKemuning Sky Hills (Wahana Jembatan Kaca). Air Terjun Ngargoyoso. Benteng Willem I, Ambarawa (Destinasi Wisata Sejarah).

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.