Plt Kepala Bapenda Jawa Tengah, Eddy S Bramiyanto mengatakan target perolehan dari sektor tersebut mencapai Rp6 triliun di tahun ini. Jika semua pelayanan dipusatkan di kantor UPPD Samsat, maka dikhawatirkan terjadi antrean panjang.
“Target kami membuka 500 loket lagi di luar kantor UPPD Samsat. Coba bayangkan dengan pertumbuhan kendaraan 750-900 unit per tahun dengan semua transaksi di Samsat, maka pelayanannya bakal tidak maksimal,” katanya.
Dengan kerjasama pembukaan loket pembayaran, maka beban UPPD Samsat jauh lebih ringan.
Sistem pembayaran dan prasarana pembukaan loket difasilitasi Bank Jateng.
Lebih lanjut dikatakan, pembukaan loket oleh BUMDes menguntungkan desa. BUMDes dipersilakan mengambil keuntungan dari jasa layanan kepada wajib pajak.
Bank Jateng juga memberi insentif bagi BUMDes sesuai ketentuan yang berlaku. Di Karanganyar terdapat 18 mitra kerja Samsat Budiman, dimana tujuh diantaranya berupa BUMDes.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.