Jenazah Disalatkan di Dalam Mobil, Prosesi Pemakaman Libatkan Warga Setempat

Jenazah Yazid Ahmad Firdaus disalatkan di dalam mobil setibanya di rumah duka. Prosesi pemakaman di Gawanan melibatkan warga setempat.

chat_bubble_outline 0
jenazah Yazid siap dibawa ke rumah duka di Gawanan, Colomadu

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM –Jenazah almarhum Yazid Ahmad Firdaus rencananya akan disalatkan tanpa diturunkan dari kendaraan. Prosesi salat jenazah dilakukan setibanya di rumah duka, sebelum kemudian dilanjutkan dengan pemakaman di tempat pemakaman setempat.

Camat Colomadu Sriono Budi Santoso menyampaikan, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan koordinasi antara keluarga, pemerintah dan unsur terkait lainnya.

Menurutnya seluruh persiapan di rumah duka telah dilakukan, mulai dari penataan lokasi hingga penyediaan kursi untuk pelaksanaan salat jenazah.

“Jenazah tetap berada di dalam mobil. Setibanya di rumah, akan langsung disalatkan bersama-sama, kemudian segera dimakamkan,” ujar Sriono, Selasa (10/2/2026).

Sriono menambahkan keputusan tersebut juga telah disepakati oleh ayah almarhum Yazid, Sapto Mulyono. Dimana pihak keluarga, sepenuhnya menyerahkan teknis pelaksanaan prosesi pemakaman kepada demi kelancaran dan kekhidmatan acara.

“Nanti jenazah almarhum telah dimandikan dan dikafani sesuai syariat Islam. Jenazah juga telah dimasukkan ke dalam peti dan dinyatakan siap untuk dimakamkan,” imbuhnya.

Prosesi Salat dan pemakaman nantinya akan melibatkan warga setempat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, sekaligus wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Almarhum dimakamka di Pemakaman Gawanan (Timur Masjid Al Ukhuwah Gawanan),” imbuhnya.

Sriono juga menyebut bahwa ibu almarhum (Rustiningsih) saat ini sedang menjalankan ibadah umrah. Berdasarkan informasi yang diterima, ibunda almarhum berangkat sekitar empat hari lalu. Dan tiba kembali di tanah dua hari jelang puasa Ramadhan.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

14 jam yang lalu