Festival Cheng Ho 2022, Peringati Kedatangan Laksamana Cheng Ho ke 617 Tahun Kembali Digelar

Ganjar Pranowo hadiri Festival Cheng Ho 2022/pemprov jateng

30 Juli 2022, 19:48 WIB

Hariankota.com – Festival Cheng Ho 2022 di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang digelar hari ini Sabtu (30/7/2022). Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut hadir menyaksikan event memperingati kedatangan Laksamana Cheng Ho atau Sam Poo Tau Djien ke-617 tahun.

Festival Cheng Ho tahun ini diwarnai dengan arak-arakan budaya dari Kelenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok, kawasan Pecinan Kota Semarang, menuju Kelenteng Agung Sam Poo Kong di daerah Simongan

Kali ini Festival Cheng Ho 2022 digelar dalam skala besar. Setelah tahun sebelumnya sempat digelar secara terbatas karena pandemi Covid-19.

Saat berada di halaman Kelenteng Sam Poo Kong, Ganjar berkesempatan ikut memanggul Kio atau Tandu Kimsin. Pada Festival Cheng Ho beberapa tahun lalu Ganjar juga pernah melakukannya.

Gubernur Ganjar Pranowo senang karena perayaan Festival Cheng Ho 2022 ini sangat ramai. Masyarakat ikut terlibat dan menyaksikan acara untuk memperingati 617 tahun kedatangan Laksamana Cheng Ho di Semarang.

“Ini menarik sekali karena ada suasana yang meriah, ada cerita sejarah, sehingga kedatangan Cheng Ho selalu diperingati. Perayaan ini selalu ditunggu oleh masyarakat,” ucap Ganjar.

Ia menjelaskan, Festival Cheng Ho telah menjadi peristiwa budaya yang disajikan dengan pementasan atau pertunjukan yang selalu menarik. Berbagai pertunjukan budaya itu selalu mendatangkan massa.

“Ini selalu mendatangkan massa dan akhirnya orang akan tahu sejarah. Bagaimana tokoh-tokoh pada masa lalu termasuk Cheng Ho itu datang sampai ke Semarang ini,” lanjutnya.

Menurut Ganjar, event seperti Festival Cheng Ho itu memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Selain memberikan hiburan dan mendongkrak pariwisata, event seperti itu juga menjadi media berbagi pengetahuan.

“Itu menjadi cerita dan legenda yang menarik, semua orang memperbincangkan, semua orang meneliti, semua orang menganalisis, sehingga membikin literasi tentang sejarah itu menjadi lebih baik. Tentu semua rakyat menonton sekarang,” pungkas Ganjar.

Berita Terkait