KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Isak tangis keluarga pecah saat jenazah Yazid Ahmad Firdaus (26) dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gawanan, Colomadu, Karanganyar, Selasa (10/2/2026) malam.
Suasana haru terlihat saat jenazah Yazid dibawa dengan ambulans dengan didampingi sang ayah di dalamnya yang terus memegang peti jenazah sang anak.
Prosesi pemakaman terakhir itu berlangsung tanpa kehadiran sang ibu yang tengah menjalankan ibadah umrah, namun doa dari Tanah Suci disebut terus mengiringi hingga jasad almarhum ditemukan dan dimakamkan.
“Ibunda Yasid saat ini sedang ibadah umroh sejak beberapa hari lalu,” ucap Camat Colomadu, Sriono Budi Santoso, Selasa (10/2/2026) malam.
jenazah tiba di rumah duka Perumahan Angsana E5, Kelurahan Gawanan, sekitar pukul 20.00 WIB menggunakan ambulans. Keluarga, tetangga, dan kerabat telah menanti sejak sore untuk memberikan penghormatan terakhir.
Salat jenazah dilaksanakan tanpa mengeluarkan jenazah dari mobil ambulans. Suasana khidmat menyelimuti halaman rumah duka saat doa-doa dipanjatkan bersama. Setelah itu, jenazah langsung diberangkatkan ke TPU Gawanan untuk dimakamkan pada malam yang sama.
Sebelumnya, jenazah pendaki yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang itu ditemukan tim relawan gabungan pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB dan berhasil dievakuasi.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Yazid Ahmad Firdaus.
“Kami dari jajaran Polres Karanganyar menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang,” ujarnya kepada awak media, Selasa malam.
Ia menjelaskan, proses identifikasi awal dilakukan tim Inafis Polres Karanganyar berdasarkan sejumlah properti yang dikenakan korban.
“Hasil identifikasi dari properti yang digunakan, baik kaos dalam, jaket, celana, maupun kaos kaki, identik dengan yang digunakan korban sebelum melakukan pendakian,” jelasnya.
Keluarga juga telah memastikan pakaian yang dikenakan jenazah sama dengan yang dipakai korban saat berpamitan untuk mendaki. Meski demikian, proses identifikasi lanjutan tetap dilakukan guna memastikan data secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, jenazah diduga kuat merupakan Yazid Ahmad Firdaus yang dilaporkan hilang sejak 18 Januari 2026 di Bukit Mongkrang.
Terkait dugaan tanda kekerasan, Kapolres menyebut hal itu masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut. Namun pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi dan telah menerima kepergian almarhum dengan ikhlas. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polres Karanganyar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian, termasuk relawan, Basarnas, TNI, dan Polri, yang telah bekerja sejak korban dinyatakan hilang.
Pemakaman Yazid sekaligus mengakhiri penantian panjang keluarga selama lebih dari tiga pekan, dengan doa sang ibu yang terucap dari Tanah Suci menjadi penguat di tengah duka yang mendalam.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.