Bupati Karanganyar Lantik Pimpinan BAZNAS 2026–2031, Perkuat Pengelolaan Zakat Transparan

Bupati Karanganyar Rober Christanto melantik pimpinan BAZNAS Karanganyar periode 2026–2031

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Upaya memperkuat pengelolaan zakat agar semakin profesional dan tepat sasaran terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Rober Christanto resmi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar periode 2026–2031 di Gedung Anthurium, Kompleks Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (28/7/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Karanganyar Nomor 400.8/565 Tahun 2026 dan menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Lima pimpinan yang dilantik yakni Anas Aijudin, Danang Warsito,  Joko Sutrisno,  Kustiyono, dan Santoso.

Dalam sambutannya, Bupati Rober menekankan bahwa jabatan pimpinan BAZNAS bukan sekadar posisi organisasi, melainkan amanah umat yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

“Saya percaya Saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan dalam menjalankan amanah ini,” ujar Rober.

Ia menegaskan pengelolaan dana zakat harus berlandaskan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Menurutnya, kepercayaan masyarakat hanya dapat dijaga melalui profesionalisme, keterbukaan, dan akuntabilitas dalam setiap proses penghimpunan maupun penyaluran dana umat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Darodji,  memberikan apresiasi atas capaian BAZNAS Karanganyar yang selama ini dikenal sebagai salah satu percontohan nasional dalam pengelolaan zakat.

Ia berharap kepengurusan baru mampu mempertahankan prestasi tersebut melalui inovasi pelayanan, peningkatan penghimpunan zakat, serta penyaluran yang lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Usai pelantikan, Kustiyono salah satu pimpinan BAZNAZ menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang sudah berjalan baik sekaligus meningkatkan kinerja penghimpunan dan penyaluran zakat.

Salah satu fokus utama yang akan dikerjakan adalah memperluas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi dan lembaga. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat penghimpunan dana umat di Kabupaten Karanganyar.

“Apa yang sudah baik akan kami tingkatkan, yang kurang akan kami tambah. Arahan dari BAZNAS Provinsi yang menjadi perhatian kami adalah ekstensifikasi UPZ, yakni memaksimalkan jumlah UPZ yang ada,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga berharap sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat untuk mendukung program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, dan peningkatan kesejahteraan warga.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya