Bawaslu Karanganyar Gandeng Pemkab, Arsip Pengawasan Pemilu Kini Lebih Tertata

Bawaslu Karanganyar kerja bareng Pemkab untuk benahi pengelolaan arsip pengawasan pemilu. Tujuannya lebih rapi, terbuka, dan mudah diakses publik

chat_bubble_outline 0
Bawaslu Karanganyar Gandeng Pemkab, Arsip Pengawasan Pemilu Kini Lebih Tertata (Foto: HARIANKOTA/Bramantyo)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemilu terus dilakukan Bawaslu Karanganyar. Salah satu langkah nyatanya, lembaga pengawas pemilu ini resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk memperbaiki sistem pengelolaan arsip pengawasan.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Rabu (9/7/2025). Tujuannya jelas: menciptakan dokumentasi yang tertib, aman, dan mudah diakses publik.

Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti, menyebut pengelolaan arsip bukan sekadar urusan administrasi. Lebih dari itu, dokumen pengawasan pemilu menyimpan nilai sejarah dan bisa menjadi sumber riset yang penting bagi pengembangan demokrasi lokal.

“Data pengawasan ini bisa jadi referensi ilmiah dan juga alat kontrol bagi pemerintahan. Jadi harus dikelola secara serius dan profesional,” jelasnya.

Nuning mengungkapkan bahwa selama ini Bawaslu masih menghadapi keterbatasan, mulai dari ruang penyimpanan hingga tenaga pengelola arsip. Dengan adanya dukungan Pemkab, diharapkan proses pengarsipan bisa dilakukan lebih sistematis dan modern.

“Harapannya, publik bisa lebih mudah mengakses informasi terkait pengawasan pemilu. Ini bagian dari komitmen kami terhadap keterbukaan,” tambahnya.

Anggota Bawaslu Karanganyar, Danang Eko Kristiyanto, menambahkan bahwa proses penyortiran arsip sudah rutin dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku. Dokumen-dokumen tersebut dipilah sesuai masa retensinya—apakah masih perlu disimpan atau bisa dimusnahkan.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyatakan dukungannya penuh terhadap langkah Bawaslu. Menurutnya, pengawasan pemilu yang tertib juga butuh dukungan dari sistem dokumentasi yang andal.

“Kami akan bantu pelatihan pengelolaan arsip, infrastruktur, bahkan teknologi. Karena ini bukan cuma soal menyimpan kertas, tapi bagaimana menjaga demokrasi tetap bersih,” ujar Rober.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari sinergi jangka panjang yang bisa membawa manfaat langsung bagi publik—terutama dalam mendapatkan informasi yang transparan dan terpercaya soal pengawasan pemilu di Karanganyar.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya