Angin Kencang Terjang Jatiyoso Karanganyar, Puluhan Atap Rumah dan Kandang Warga Rusak

Angin kencang melanda Jatiyoso Karanganyar Jumat sore, merusak puluhan atap rumah dan kandang ternak warga Desa Wonokeling. BPBD pastikan tidak ada korban jiwa.

chat_bubble_outline 0
salah satu rumah di Wonokeling Jatiyoso terkena angin puting beliung/foto istimewa

KARANGANYAR,HARIANKOTA.COM – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jumat (6/2/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut mengakibatkan puluhan atap rumah, kandang ternak, hingga bangunan usaha warga di Desa Wonokeling mengalami kerusakan.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, lokasi terdampak berada di Kemengan RT 01 RW 10, Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso. Sedikitnya 18 warga tercatat terdampak akibat kerusakan bangunan yang sebagian besar berupa atap rumah dan kandang ternak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno  menyampaikan, angin kencang menyebabkan berbagai kerusakan material, mulai dari atap teras rumah berbahan asbes dan galvalum, genteng rumah warga, hingga atap kandang sapi dan bangunan pendukung usaha.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerusakan material cukup signifikan, dengan ratusan genteng, puluhan lembar seng, asbes, dan galvalum dilaporkan rusak,” ujarnya, Sabtu (7/2/2025).

Selain rumah warga, angin kencang juga menyebabkan sebuah gudang penggilingan tepung tertimpa pohon pete. Beberapa bangunan lain seperti atap penyulingan daun cengkeh dan gudang kayu turut mengalami kerusakan meski saat ini sudah tidak beroperasi.

Hingga saat ini, nilai kerusakan dan kerugian masih dalam tahap penghitungan oleh tim BPBD. Kondisi lokasi kejadian dilaporkan sudah kondusif dan terkendali.

“Warga bersama BPBD dan relawan juga TNI Polri telah melakukan pengamanan sementara pada bangunan yang rusak guna mencegah dampak lanjutan,” imbuhnya.

Sebagai langkah penanganan, BPBD Kabupaten Karanganyar bersama Polri, Pemerintah Kecamatan Jatiyoso, Pemerintah Desa Wonokeling, relawan penanggulangan bencana, serta masyarakat melakukan pendataan dan kaji cepat di lokasi, memberikan arahan keselamatan, serta melaksanakan evakuasi bila diperlukan.

“Kita lakukan pendataan terkait kerusakan di Wonokeling,” imbuhnya.

BPBD Kabupaten Karanganyar mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan lebat, yang masih berpeluang terjadi di wilayah Karanganyar dalam beberapa waktu ke depan.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya