34 Kelompok Ternak Dapat Hibah Rp1,26 Miliar, Bidik Ekonomi Mandiri

Sebanyak 34 kelompok ternak menerima hibah Rp1,26 miliar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ekonomi peternak.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan mendapat dorongan baru. Sebanyak 34 kelompok ternak memperoleh hibah dengan total nilai Rp1,262 miliar sebagai modal untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Bantuan tersebut diberikan Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan dari APBD Tahun Anggaran 2026. Penyerahan hibah secara simbolis dilakukan Bupati Karanganyar Rober Christanto saat kegiatan pembinaan kelompok ternak di Dusun Duwet, Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Senin (7/9/2026).

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Karanganyar Feriana Dwi Kurniawati mengatakan, bantuan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelompok sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan para peternak.

“Hibah tidak sekadar digunakan untuk memenuhi kebutuhan usaha, tetapi harus menjadi pemicu berkembangnya bisnis peternakan yang produktif dan memiliki nilai ekonomi jangka panjang,” terangnya.

Bupati Rober Christanto meminta seluruh kelompok penerima agar mengelola bantuan secara terbuka dan penuh tanggung jawab. Keberhasilan program, menurutnya, sangat bergantung pada komitmen dan kesungguhan para peternak dalam mengembangkan usaha.

“Pemerintah memberikan dukungan, tetapi kunci utamanya ada pada kesungguhan dan keikhlasan. Kita ingin hibah ini dikelola secara transparan dan amanah agar membawa dampak nyata bagi perekonomian keluarga serta lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selain pengelolaan bantuan, penguatan organisasi kelompok juga menjadi perhatian. Para peternak didorong untuk membangun kerja sama, memperluas jaringan usaha, serta menciptakan peluang ekonomi baru melalui pengembangan potensi yang dimiliki.

Salah satu kelompok penerima, Kelompok Ternak Jonpeng, terus mengembangkan budidaya burung murai batu yang telah dirintis sejak 2020. Ketua Kelompok Ternak Jonpeng, Joko Prihatin, mengatakan bantuan tersebut menjadi amanah untuk mengembangkan usaha sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

‘Terima kasih, bantuan ini menjadi amanah untuk mengembangkan usaha sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” t

 

Kelompok tersebut juga mulai merangkul kalangan muda untuk terlibat dalam dunia peternakan. Regenerasi dinilai penting agar sektor ini tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang melalui inovasi dan model usaha yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

Melalui dukungan modal dan pembinaan berkelanjutan, sektor peternakan diharapkan dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Kelompok ternak tidak hanya ditargetkan mampu mandiri, tetapi juga membuka lapangan dan peluang usaha baru di lingkungan sekitarnya.

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya