211 Mahasiswa UMUKA Turun ke 28 Desa, KKN PRIMA Siap Percepat Pengembangan Potensi Karanganyar

Sebanyak 211 mahasiswa UMUKA mengikuti KKN Angkatan IV di 28 desa di Karanganyar dengan tema PRIMA

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Sebanyak 211 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) diterjunkan ke 28 desa di tiga kecamatan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan IV.

Berbeda dengan pola KKN pada umumnya, UMUKA lebih dulu membekali mahasiswa dengan observasi lapangan selama dua pekan sebelum diterjunkan, sehingga pelaksanaan program di desa dapat berlangsung lebih efektif dan tepat sasaran.

Rektor UMUKA Muh Samsuri menjelaskan, observasi yang dilakukan sebelum penerjunan memungkinkan mahasiswa langsung menjalankan program kerja selama satu bulan penuh tanpa harus menghabiskan waktu untuk pemetaan di awal kegiatan.

“Biasanya minggu pertama dan kedua digunakan untuk observasi dan penyusunan program kerja. Di UMUKA, observasi sudah dilakukan dua minggu sebelum penerjunan, sehingga mahasiswa memiliki waktu efektif satu bulan penuh untuk melaksanakan program di masyarakat,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

KKN Angkatan IV diikuti mahasiswa semester VII dari delapan program studi. Program ini merupakan mata kuliah intrakurikuler berbobot 6 SKS yang wajib ditempuh sebagai salah satu syarat kelulusan.

Menurut Rektor, KKN tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga media pembelajaran langsung di tengah masyarakat.

“Jalankan KKN dengan sebaik-baiknya. Berikan kemampuan terbaik yang dimiliki sesuai program studi masing-masing. Di sisi lain, mahasiswa juga akan memperoleh banyak pelajaran yang tidak didapatkan di ruang kuliah, tetapi justru diperoleh dari kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Pada pelaksanaan tahun ini, UMUKA mengusung tema PRIMA (Pemberdayaan Riil, Inovasi Masyarakat, dan Aksi Nyata untuk Bumi Intan Pari) sebagai upaya mendorong percepatan pengembangan potensi daerah di Kabupaten Karanganyar.

Ketua KKN UMUKA, Muhammad Yusuf Ariyadi, mengatakan tema tersebut dipilih karena Karanganyar memiliki berbagai potensi yang masih memerlukan penguatan agar mampu berkembang secara optimal.

“Karanganyar memiliki potensi yang luar biasa, namun masih tersebar dan perlu dioptimalkan. Kami berharap kehadiran mahasiswa UMUKA dapat membantu mengakselerasi percepatan pengembangan serta pertumbuhan berbagai potensi yang dimiliki daerah ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN difokuskan pada tiga bidang utama, yakni keagamaan, sosial kemasyarakatan, dan pelestarian budaya. Mahasiswa dari berbagai program studi akan berkolaborasi dalam menyusun dan melaksanakan program sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing desa.

Menurut Yusuf Ariyadi, kolaborasi lintas disiplin menjadi kekuatan utama KKN UMUKA. Selain membangun sinergi antarmahasiswa, program juga melibatkan pemerintah desa dan masyarakat agar kegiatan yang dijalankan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi lintas program studi dan dukungan masyarakat, kami berharap seluruh program KKN dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Karanganyar,” pungkasnya.

 

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya