KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM –Peringatan Hari Kebaya Nasional 2026 di Karanganyar berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat yang mengenakan kebaya di kawasan Car Free Day Alun-Alun Karanganyar.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa.
Mengusung tema “Kenakan Kebaya, Lestarikan Budaya, Bangga Berkarakter Bangsa”, kegiatan tersebut menjadi ajang untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mengenal dan menjaga kebaya sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah serta identitas bangsa.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar bersama Komunitas Kebaya Indonesia (KKI) Karanganyar itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
Mewakili Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato mengatakan kebaya bukan hanya sekadar pakaian tradisional, tetapi memiliki makna lebih sebagai simbol karakter dan jati diri perempuan Indonesia.
“Kebaya merupakan simbol identitas yang mencerminkan keanggunan perempuan Indonesia. Mari bersama-sama menjaga dan melestarikan kebaya agar tetap menjadi warisan budaya yang dibanggakan,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pelestarian budaya tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga mengapresiasi komunitas budaya yang konsisten mengenalkan kebaya di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua Komunitas Kebaya Indonesia (KKI) Karanganyar, dr. Farida Rober Christanto, menyampaikan bahwa kebaya merupakan simbol kebanggaan nasional yang harus terus diperkenalkan kepada generasi berikutnya.
Ia berharap penggunaan kebaya tidak hanya terbatas pada acara resmi, tetapi dapat menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Indonesia.
“Melalui kebaya, kita ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri dan mengenalkannya kepada generasi muda,” katanya.
Peringatan Hari Kebaya Nasional di Karanganyar semakin meriah dengan antusiasme masyarakat yang hadir mengenakan berbagai model kebaya. Kehadiran warga tersebut menunjukkan bahwa kebaya masih memiliki tempat di tengah masyarakat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Pemkab Karanganyar berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang edukasi budaya sekaligus mendorong kreativitas masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.
Kolaborasi pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar kebaya tetap lestari serta menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.