BADUNG, HARIANKOTA.COM – Dua wisatawan asal Rusia terjebak di tebing Pantai Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, setelah akses yang mereka lalui tertutup air laut pasang pada Sabtu (30/5/2026) malam. Peristiwa wisatawan Rusia terjebak di Pantai Padang-Padang Bali ini sempat memicu operasi penyelamatan yang berlangsung selama beberapa jam sebelum keduanya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kedua wisatawan tersebut awalnya menyusuri kawasan pantai sekitar pukul 17.00 WITA. Saat itu kondisi laut masih memungkinkan untuk dilalui sehingga mereka terus berjalan menikmati panorama di salah satu destinasi wisata populer di Badung, Bali, tersebut.
Tanpa disadari, permukaan air laut perlahan mengalami pasang. Seiring malam tiba, air laut semakin tinggi hingga menutup jalur yang sebelumnya mereka gunakan untuk kembali. Akibatnya, kedua wisatawan tersebut terjebak di area tebing dan tidak dapat keluar dari lokasi.
Laporan kejadian diterima Tim SAR Denpasar pada pukul 21.20 WITA dari seorang pelapor bernama Wedi. Berdasarkan data yang diterima, kedua korban merupakan warga negara Rusia bernama Shumskikh Ariadna Anatolievna (22) dan Kristia Kirill Eduardovich (23).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Denpasar segera berkoordinasi dengan Balawista dan Polsek Kuta Selatan. Sebanyak tujuh personel rescue kemudian diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 21.30 WITA.
Tim SAR tiba di Pantai Padang-Padang sekitar pukul 22.05 WITA dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait yang telah berada di lokasi. Berbekal titik koordinat yang dikirimkan, petugas bergerak melakukan pencarian untuk memastikan posisi kedua korban.
Sekitar satu jam kemudian, keberadaan kedua wisatawan berhasil diketahui. Namun proses evakuasi belum dapat langsung dilakukan karena medan menuju lokasi korban dinilai berisiko tinggi.
Korban berada di area tebing curam dengan kontur batuan tajam. Kondisi minim penerangan pada malam hari juga menjadi kendala yang menyulitkan proses penyelamatan. Insiden wisatawan terjebak di tebing ini membuat petugas harus berhitung matang sebelum melakukan evakuasi.
Meski demikian, tim SAR memastikan kedua korban berada dalam kondisi aman. Lokasi mereka terpantau jauh dari jangkauan ombak dan masih dapat berkomunikasi dengan petugas di lapangan.
Selama proses pemantauan, tim SAR gabungan terus mencari cara paling aman untuk menjangkau korban. Keselamatan korban tetap menjadi prioritas tanpa mengabaikan faktor keselamatan personel yang bertugas di medan ekstrem.
Setelah melalui berbagai pertimbangan teknis, petugas akhirnya memutuskan melakukan evakuasi menggunakan teknik penyelamatan ketinggian atau high angle rescue. Proses evakuasi wisatawan Rusia tersebut diawali dengan menurunkan satu personel menggunakan sistem tali menuju lokasi korban sebelum keduanya dievakuasi secara bertahap.
Korban kemudian dibawa naik satu per satu melalui jalur tebing hingga berhasil mencapai lokasi aman.
Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu, mengatakan proses evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 02.00 WITA.
“Berdasarkan pertimbangan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan korban dan keselamatan tim SAR, sekitar pukul dua dini hari korban berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Wahyu.
Menurutnya, operasi SAR di Bali tersebut berjalan sesuai prosedur meski menghadapi tantangan medan yang cukup berat dan kondisi gelap pada malam hari.
Operasi penyelamatan melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Polresta Denpasar, Balawista, rekan korban, serta masyarakat setempat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Padang-Padang agar selalu memperhatikan kondisi pasang surut air laut. Air laut pasang di Bali dapat terjadi dalam waktu relatif cepat dan berpotensi menutup akses di sejumlah titik pantai maupun tebing pesisir.
Seluruh rangkaian operasi berjalan lancar hingga kedua wisatawan asal Rusia tersebut berhasil dievakuasi dan dipastikan dalam kondisi selamat.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.