KARANGANYAR,HARIANKOTA.COM – Di tengah dominasi jamaah usia produktif, kisah seorang lansia bernama Harsono (90) mencuri perhatian dalam keberangkatan haji tahun 2026.
Dengan langkah yang masih tegap, ia membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Pasangan lansia bersama jemaah calon haji asal Karanganyar lainnya berada di kloter 59 dan berangkat dari embarkasi haji Donohudan Solo, berangkat tanggal (10/5/2026) mendatang.
Harsono mengungkapkan, perjalanan menuju Tanah Suci bukanlah proses singkat. Ia mulai mempersiapkan diri sejak 2010 dengan cara sederhana, yakni menabung dari hasil usaha pertanian dan beternak sapi. Karena usia lanjut maka Harsono mendapat prioritas untuk bisa berangkat haji terlebih dahulu
“Persiapan sudah lama, sejak 2010. Saya kumpulkan uang, beli sapi, lalu dijual untuk biaya haji,” ujarnya.
Setelah merasa cukup secara finansial, Harsono resmi mendaftar haji pada 2020. Ia kemudian harus menunggu antrean selama enam tahun hingga akhirnya mendapat panggilan berangkat pada 2026.
“Menunggu sekitar enam tahun. Alhamdulillah tahun ini bisa berangkat,” katanya.
Dalam perjalanannya, Harsono tidak sendiri. Ia berangkat bersama sang istri, Maryem, yang turut mendampinginya menunaikan ibadah haji di usia senja.
Meski telah memasuki usia 90 tahun, kondisi fisik Harsono terbilang cukup prima. Ia bahkan mampu berjalan sendiri tanpa bantuan.
“Setiap hari saya selalu jalan kaki, untuk persiapan nanti di tanah suci,” imbuhnya.
Setelah melalui serangkaian persiapan kesehatan, termasuk vaksinasi meningitis yang menjadi syarat wajib bagi calon jamaah haji.
“Semua persiapan kesehatan sudah dijalani. Saya bersyukur bisa berangkat dalam keadaan sehat,” ungkapnya.
Harsono juga menyampaikan rasa syukur karena mendapat dukungan penuh dari keluarga, terutama anak-anaknya yang membantu proses pelunasan biaya haji.
Keberangkatan Harsono menjadi gambaran bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan panjang penuh kesabaran, perencanaan, dan keyakinan.
Di tahun 2026 ini, kisah seperti Harsono diperkirakan akan semakin banyak muncul, seiring meningkatnya usia rata-rata jamaah akibat panjangnya daftar tunggu haji di Indonesia.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.