Ratusan Siswa Ramaikan Pentas Seni Hari Tari Sedunia di CFD Karanganyar, Budaya Lokal Kian Diminati

Ratusan siswa dan sanggar tari meriahkan Hari Tari Sedunia di CFD Karanganyar. Ajang ini jadi sarana edukasi dan pelestarian budaya bagi generasi muda.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM — Ratusan siswa dari berbagai sekolah dan sanggar tari memadati kawasan Car Free Day (CFD) Karanganyar pada Minggu (3/5/2026) dalam gelaran Pentas Seni dan Budaya memperingati Hari Tari Sedunia.

Acara yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Karanganyar ini berlangsung meriah dengan ragam pertunjukan seni. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional, sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pagi hari. Area CFD dipenuhi penonton yang ingin menyaksikan penampilan tari tradisional hingga kreasi modern dari para peserta.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dikbud Karanganyar, Heru Joko Sulistyono, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Menurutnya, pentas seni menjadi sarana penting dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang tampil, tetapi juga edukasi agar anak-anak mengenal dan mencintai seni budaya bangsa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komunitas Kain Kebaya Indonesia Karanganyar, dr. Farida Rober Christanto. Ia menilai kegiatan semacam ini perlu digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk nyata pelestarian budaya.

“Lewat kegiatan seperti ini, warisan budaya bisa terus hidup dan dikenal oleh generasi penerus,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengaku bangga melihat tingginya partisipasi siswa dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga budaya lokal.

“Budaya harus diperkenalkan sejak dini agar anak-anak tumbuh dengan rasa memiliki dan mencintai warisan bangsa,” ungkapnya.

Beragam penampilan yang ditampilkan sukses memikat perhatian pengunjung. Mulai dari tari tradisional khas daerah hingga pertunjukan seni modern, semuanya menyatu dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Kemeriahan acara di CFD Karanganyar ini menjadi bukti bahwa seni budaya masih memiliki tempat di hati masyarakat. Tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana interaksi sosial dan edukasi lintas generasi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap nilai-nilai budaya lokal dapat terus dilestarikan dan menjadi fondasi dalam membangun karakter generasi muda.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya