Si Jago Merah Mengamuk, Dua Rumah Berjenis Gebyok Ludes Terbakar, Korban Jiwa Nihil Kerugian Ditaksir Jutaan

Dua rumah warga di Dusun Tempel RT 004/RW 009, Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, hangus dilahap si jago merah

chat_bubble_outline 0
Si Jago Merah Mengamuk, Dua Rumah Berjenis Gebyok Ludes Terbakar, Korban Jiwa Nihil Kerugian Ditaksir Jutaan

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Dua rumah warga di Dusun Tempel RT 004/RW 009, Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, hangus dilahap si jago merah, Senin (8/12/2025).

Amukan si jago merah yang terjadi sekira pukul 10.00 WIB ini sempat mengejutkan warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan dalam insiden yang menghanguskan dua rumah berjenis gebyok yang menjadi ciri khas rumah di pedesaan ini tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

“Selain menghanguskan dua unit rumah induk berupa bangunan gebyok, kebakaran juga merusak barang elektronik seperti kulkas dua unit, TV dua unit,” papar Hendro, Senin (8/12/2025).

Ia mengatakan tiga sepeda ontel, lima kasur, satu sound system, uang tunai Rp6 juta, 30 karung gabah, dua set peralatan dapur, serta dokumen berharga tak berhasil diselamatkan.

Hendro mengatakan dari keterangan saksi, awal kebakaran diketahui seoeang warga yang kebetulan melintas di lokasi kwjadian.

Saat itu, saksi,ungkap Hendro, melihat kepulan asap bersumber dari dalam rumah. Kemudian saksi melaporkan kepada warga sekitar dan pemadam kebakaran yang lalu diteruskan ke BPBD Karanganyar.

“Api dengan cepat membesar karena bangunan rumah banyak yang menggunakan material kayu. Dugaan sementara sumber api berasal dari kompor yang lupa dimatikan. Begitu api muncul, langsung merambat karena rumah adalah rumah gebyok berbahan kayu. Api cepat sekali membesar,” ujar Hendro.

Hendro mengatakan meski tidak ada korban jiwa. Namun kebakaran itu memaksa sembilan orang yang menghuni rumah tersebut mengungsi di rumah kerabat mereka.

Belajar dari kejadian itu, Hendro meminta agar masyarakat lebih berhati-hati dalam memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan.

“Sebelum pergj meninggalkan rumah, periksa terlebih dahulu kompor, regulator gas, dan aliran listrik benar-benar aman sebelum meninggalkan rumah,” terangnya. ***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya