KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Titik Soeharto, melakukan kunjungan kerja ke SMP Kemala Bhayangkari dan dapur SPPG Polri di Karanganyar, Jumat (7/11/2025).
Kunjungan ini menjadi bentuk sinergi antara Polri dan DPR RI dalam memperkuat pendidikan, ketahanan pangan, serta penerapan program makan bergizi di lingkungan sekolah.
Kapolri memberikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap pengembangan sekolah-sekolah Bhayangkari di berbagai daerah, termasuk Karanganyar.
Ia menjelaskan bahwa fasilitas pendidikan di SMP Kemala Bhayangkari kini telah dilengkapi dengan laboratorium IPA, komputer PC modern, serta ruang kelas yang nyaman bagi siswa.
“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah, khususnya Bapak Presiden yang telah memberikan dukungan fasilitas pendidikan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan mutu belajar anak-anak,” ujar Kapolri.
Selain meninjau sarana belajar, Kapolri juga menekankan pentingnya standar keamanan pangan di dapur SPPG Polri (Sistem Penyediaan Pangan Bergizi).
Menurutnya, seluruh proses produksi hingga distribusi makanan bagi siswa harus mengikuti prosedur higienis dan diuji kelayakannya dengan alat khusus.
“Kami memastikan semua proses pengelolaan makanan dilakukan secara aman, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, hingga proses masak dan distribusi. Ini bagian dari komitmen kami agar tidak terjadi insiden dan program makan bergizi berjalan dengan baik,” jelasnya.
Jenderal Listyo juga menegaskan bahwa keberadaan SPPG Polri merupakan salah satu wujud nyata perhatian Polri terhadap kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Pendidikan dan gizi anak adalah investasi masa depan bangsa. Polri ingin berkontribusi nyata melalui program-program seperti ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Titik Soeharto mengaku terkesan dengan kondisi sekolah dan dapur SPPG Polri di Karanganyar.
Menurutnya, inisiatif yang dilakukan oleh Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari patut dijadikan contoh bagi daerah lain.
“Sekolah ini sangat luar biasa. Bersih, nyaman, guru-gurunya berkualitas, bahkan semua ruang kelas ber-AC. Anak-anak juga mendapatkan makan siang bergizi setiap hari. Ini bukti nyata perhatian Polri terhadap pendidikan,” ujar Titik.
Sebagai pimpinan Komisi IV yang membidangi sektor pangan, Titik juga menyoroti pengelolaan dapur SPPG Polri yang dinilai sudah memenuhi standar keamanan pangan.
Ia mengapresiasi penggunaan alat food test kit untuk memastikan bahan makanan aman dikonsumsi anak-anak.
“Kebersihannya luar biasa dan prosesnya sangat higienis. Semua makanan diuji sebelum disajikan, jadi anak-anak benar-benar mendapatkan asupan yang sehat dan aman,” jelasnya.
Titik menambahkan, dapur SPPG Polri juga berperan dalam mendukung ekonomi lokal. Sebab, bahan baku makanan diperoleh dari pelaku UMKM di sekitar wilayah Karanganyar.
“Ini sinergi yang bagus. Sekolahnya maju, anak-anak sehat, dan ekonomi masyarakat sekitar ikut bergerak. Saya rasa ini bisa menjadi model nasional bagi pengelolaan pangan sekolah,” ujarnya.
Tak hanya meninjau, Titik Soeharto juga berkesempatan mencicipi menu yang disajikan. Ia mengaku terkesan dengan cita rasa dan kualitas makanan.
“Saya sempat mencoba nasi gorengnya, enak sekali dan porsinya pas. Ini bukti bahwa dengan anggaran efisien pun, anak-anak bisa mendapat makanan bergizi dan lezat,” tambahnya.
Kunjungan Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI ini diakhiri dengan dialog bersama jajaran Polri, Bhayangkari, dan pihak sekolah mengenai pengembangan program Sekolah Bhayangkari dan SPPG Polri. Keduanya sepakat bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci memperkuat pendidikan dan ketahanan pangan nasional.
“Kami ingin memastikan setiap anak Indonesia, terutama di daerah, mendapat akses pendidikan dan gizi yang layak,” tutur Jenderal Listyo.
“Dan kami di DPR siap mendukung melalui kebijakan dan anggaran agar program seperti ini bisa diperluas ke seluruh Indonesia,” tutup Titik Soeharto.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.