Mangkunegara X Dorong Revitalisasi Wisata Karanganyar, Kemuning dan Karangpandan Siap Bangkit

Karanganyar menggandeng Mangkunegara X untuk menghidupkan kembali potensi wisata Kemuning dan Karangpandan melalui revitalisasi alam, heritage, dan ekonomi lokal

chat_bubble_outline 0
Bupati, MN X, Wakil Bupati bersiap melepas burung di HUT Karanganyar ke 108 (Foto: HARIANKOTA)

KARANGANYAR, HARIANKOTA. COM – Peringatan Hari Jadi Ke-108 Kabupaten Karanganyar tahun ini bukan hanya seremoni tahunan.

Momentum tersebut justru membuka kembali hubungan historis antara Karanganyar dan Mangkunegaran, sekaligus memantik gagasan besar untuk menghidupkan destinasi wisata yang selama ini belum tergarap optimal.

Dalam agenda kunjungannya, Mangkunegara X menaruh perhatian khusus pada Kawasan Kemuning, daerah perbukitan yang selama ini dikenal sebagai tempat favorit wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang. Ia mengungkapkan bahwa sebagian teh yang disajikan di lingkungan Mangkunegaran berasal dari perkebunan di kawasan tersebut.

Gambaran tentang menikmati teh dari sumber langsung di tengah panorama kebun yang membentang, menjadikan Kemuning memiliki nilai wisata yang besar.

Mulai dari titik pandang matahari terbit, jalur trekking berpanorama hijau, hingga kafe berkonsep alam dan potensi wisata edukasi perkebunan.

Mangkunegara X menyampaikan harapannya agar potensi besar tersebut dikembangkan lebih luas sebagai ikon wisata Karanganyar.

Selain Kemuning, Kecamatan Karangpandan juga menjadi perhatian. Di wilayah ini berdiri sejumlah bangunan lama peninggalan Mangkunegaran yang hingga kini jarang tersentuh revitalisasi. Menurut Mangkunegara X, bangunan-bangunan itu sedang dievaluasi untuk disiapkan sebagai destinasi wisata sejarah.

Jika proses penataan berjalan lancar, Karangpandan berpeluang menjadi kawasan heritage yang memadukan nuansa lawas, udara sejuk kaki Gunung Lawu, dan pembelajaran sejarah Mangkunegaran. Konsep wisata terpadu seperti ini relatif jarang ditemukan di daerah lain.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyebut rencana kolaborasi antara pemerintah daerah dan Mangkunegaran sebagai langkah strategis. Ia menegaskan bahwa sejarah Karanganyar memiliki keterkaitan erat dengan Mangkunegaran, sehingga kerja sama untuk mengembangkan wisata alam dan budaya adalah momentum yang tepat.

Sejumlah titik telah dibahas bersama, termasuk penataan bangunan heritage serta pemaksimalan potensi wisata yang selama ini belum tersentuh secara optimal.

Sinergi ini diyakini tidak hanya memperkuat identitas wisata Karanganyar, namun juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, memberdayakan UMKM, dan memperkokoh budaya lokal.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya