Kisah Heroik di Balik Lahirnya Tarian Jaran Bikar Asal Karanganyar

Jaran Bikar adalah tarian rakyat asli Karanganyar yang lahir dari semangat perjuangan Raden Mas Said. Sarat nilai sejarah, budaya, dan filosofi Jawa yang khas

chat_bubble_outline 0
Kisah Heroik dibalik terciptanya tarian jaran bigar (Foto: HARIANKOTA/Bramantyo)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Tak banyak yang tahu, di balik tarian rakyat bernama Jaran Bikar, tersimpan kisah heroik perjuangan prajurit Raden Mas Said dalam melawan penjajahan.

Tarian ini bukan sekadar pertunjukan tradisional, melainkan simbol perlawanan rakyat yang lahir dari Karanganyar pasca Perjanjian Salatiga 1757.

Kini, ratusan tahun setelah masa itu berlalu, seni ini masih hidup dan menari, membakar semangat dalam tubuh-tubuh penarinya.

Salah satu panggung terbarunya adalah halaman Rumah Dinas Bupati Karanganyar, tempat Jaran Bikar tampil dalam pameran keris rangkaian Soloraya Great Sale (SGS) 2025, pada Rabu malam, 23 Juli 2025.

Malam itu, suasana dibuat begitu sakral. Lampu taman sengaja dipadamkan. Asap kemenyan mengepul perlahan. Musik gamelan mengalun dalam tempo lambat, mengiringi para penari yang mengendarai kuda kayu.

Ketua Yayasan Sengkila Jagadlawu (Foto: HARIANKOTA/Bramantyo)

Mereka menari seperti kerasukan, tubuh menggeliat lincah, mata tajam, dan langkah penuh semangat. Ini bukan sekadar tarian hiburan—ini adalah seni yang membawa pesan perjuangan.

“Jaran Bikar itu bukan jathilan, bukan juga reog. Ini seni asli rakyat Karanganyar, diciptakan oleh prajurit Raden Mas Said untuk mengenang dan menyebarkan semangat perjuangan mereka,” terang Prasetyo, atau akrab disapa Bang Peh, Ketua Yayasan Sengkila Jagadlawu.

Sejarah Jaran Bikar bermula ketika masa peperangan antara Mangkunegaran dan Belanda mulai mereda. Para prajurit Raden Mas Said yang telah bertahun-tahun bergerilya, diminta pulang ke dusun masing-masing. Namun, semangat perlawanan mereka tidak padam. Sebaliknya, mereka mengubah kenangan perang menjadi ritual budaya.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya