Ia pun mempertanyakan surat intruksi pada para Camat yang dikeluarkan PJ Bupati, saat PJ Bupati masih duduk sebagai Sekertaris Daerah.
Dalam surat intruksi itu, PJ Bupati yang masih menjabat sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) meminta pada para Camat untuk melakukan pendataan berapa jumlah para remaja dimasih-masing daerah.
Dan Bagus Selo pun mengaku kalau dirinya memiliki bukti adanya perintah yang dikeluarkan PJ Bupati saat masih menjabat sebagai Sekda memerintahkan Camat untuk melakukan pendataan tersebut.
“Ini sangat di sayangkan, apalagi mengintruksikan Camat-Camat untuk mendatan anak-anak milenial di daerah, buat apa data tersebut? Apakah di BPS dan Disdukcapil tidak ada?? Jaganlah bermain-bermain politik, bisa jatuh,”ungkap Bagus Selo yang juga Ketua DPC PDIP Karanganyar.

Ia mencatat berbagai acara resmi Pemkab Karanganyar diantaranya peresmian bangunan baru RSUD Kartini, hingga penanaman pohon ijo royo-royo inipun juga dihadiri Juliyatmono.
“Seorang PJ hanya sementara. Jalankan pemerintahaan jangan sibuk buat acara agar bisa menghadirkannya,”ungkapnya.
Belum ada keterangan resmi dari pihak PJ Bupati maupun mantan Bupati Karanganyar Juliyatmono terkait hal tersebut.
Seperti diketahui, Juliyatmono mundur dari jabatannya setelah namannya resmi ditetapkan sebagai Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Karanganyar, Sragen dan Wonogiri. ***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.