Berawal Curhat, Pencabulan Pemilik Ponpes di Jatipuro Karanganyar Terbongkar

Terungkapnya kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh Pemilik Ponpes di Jatipuro Karanganyar berawal dari curhatan salah satu korban pada pacarnya

chat_bubble_outline 0
Pencabulan Karanganyar
Terungkapnya kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh Pemilik Ponpes di Jatipuro Karanganyar berawal dari curhatan salah satu korban pada pacarnya (Foto: Alifian/Hariankota)

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Karanganyar, Agam Bintoro mengatakan seluruh korban masih dalam pendampingannya. Mereka dipersilakan tetap bersekolah.

“Tugas kita mendampingi para korban. Tujuannya agar mereka tidak trauma dengan kejadian itu. Para korban pun kami persilahkan untuk sekolah. Tapi jangan ke Ponpes. Hak mereka dilindungi dalam mengenyam pendidikan, bergaul dan bermasyarakat. Identitas dijaga ketat agar jangan terjadi perundungan,” terangnya.

Ia menyerahkan kasus ini kepada pihak berwajib. Ia meminta polisi mengusut tuntas sampai seluruh korban mendapat keadilan.

“Untuk sementara enam orang korban. Lima dari Karanganyar dan satu dari Wonogiri. Ay berani melapor. Muncul korban lain sangat memungkinkan,” katanya.

Setahu dirinya, pelaku warga Jatipuro. Ia sendiri tak menyangka pelaku tega berbuat nista.

“Perawakannya kalem dan santun. Ternyata predator anak,” katanya. Terangnya.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Ribuan Peserta Semarakkan Pawai MTQ Nasional XXXI, Semarang Gaungkan Persatuan

SEMARANG, HARIANKOTA.COM– Semangat persatuan mewarnai jalanan Kota Semarang saat kafilah dari berbagai penjuru Indonesia mengikuti Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI, Sabtu (12/9/2026). Sekitar 1.000 peserta dari 38 provinsi berjalan dari Balai Kota Semarang menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah. Pawai sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer itu semakin meriah dengan mobil hias, marching band, […]

6 jam yang lalu