Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Farid Ahyar di Warung Gondangrejo Karanganyar

Autopsi mengungkap Farid Ahyar tewas akibat kekerasan di warung Gondangrejo, Karanganyar. Polisi selidiki pelaku dan hilangnya mobil korban

chat_bubble_outline 0
Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono (Foto: HARIANKOTA)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Misteri kematian seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di sebuah warung kosong di Dukuh Dalon, Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Minggu (2/11/2025), mulai terungkap. Kepolisian menyimpulkan bahwa Farid Ahyar (55), warga Batursari, Mranggen, Demak, bukan meninggal karena sebab alami.

Warga yang pertama kali melihat korban mendapati tubuh Farid dalam posisi duduk bersila dengan kepala menunduk ke tanah.

Kejanggalan pada kondisi mayat sejak awal membuat aparat langsung membawa jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan forensik.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, menyebut ditemukan luka di kepala dan memar pada beberapa bagian tubuh korban.

“Dari analisis dokter, jelas terlihat adanya tanda-tanda penganiayaan. Kesimpulannya, korban meninggal akibat tindakan kekerasan, sehingga ini kami tangani sebagai kasus pembunuhan,” tegasnya, Kamis malam (27/11/2025).

Tidak berhenti di situ, keluarga korban melaporkan bahwa mobil pribadi Farid juga hilang. Hilangnya kendaraan tersebut memperkuat asumsi penyidik bahwa pelaku tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga membawa kabur barang berharga miliknya.

Sebelum hasil autopsi keluar, tim Puskesmas Gondangrejo bersama Unit Inafis Polres Karanganyar sudah mencatat sejumlah hal mencurigakan di tubuh Farid, termasuk keluarnya air seni, goresan yang telah mengering, memar pada beberapa bagian, serta kepala korban yang menempel pada batu bata.

AKP Wikan memastikan penyelidikan akan terus diperluas untuk melacak jejak pelaku dan mengungkap motif di balik aksi keji tersebut.

“Pemeriksaan saksi masih berlangsung, termasuk pendalaman kondisi sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

Polisi juga mengimbau warga yang mengetahui aktivitas mencurigakan atau yang sempat melihat keberadaan korban sebelum ditemukan tewas agar segera memberikan informasi.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mempercepat pengungkapan kasus ini,” pungkasnya.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya