SOLO, HARIANKOTA.COM — Kota Surakarta dinilai memiliki peluang kuat menjadi rujukan nasional dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam penerapan sistem merit dan pengukuran kinerja.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menyampaikan penilaian tersebut saat melakukan inspeksi mendadak di BKPSDM Kota Solo, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, inovasi pelaporan kinerja harian yang pernah diterapkan di Solo menjadi keunggulan tersendiri dibanding daerah lain.
“Pelaporan harian ini justru mampu mendorong produktivitas ASN. Mereka lebih termotivasi karena ada pemantauan yang lebih intens,” ujar Aria Bima.
Ia menambahkan, sistem tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan bersama pemerintah pusat untuk menentukan model pelaporan kinerja ASN yang paling efektif ke depan.
Selain itu, Aria juga menyoroti belanja pegawai daerah yang masih melampaui batas ideal. Ia menyebut perlu ada kejelasan terkait skema perhitungan agar tidak menimbulkan perbedaan tafsir di daerah.
“Masih ada perbedaan interpretasi, apakah 30 persen itu dihitung dari transfer daerah atau total APBD. Ini akan kami perjelas,” tegasnya.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi daerah terkait rencana revisi Undang-Undang ASN dan administrasi kependudukan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Solo, Beni Supartono Putro, menjelaskan bahwa sistem pelaporan kinerja harian pernah diterapkan sejak 2017 sebelum akhirnya beralih ke sistem bulanan.
“Waktu itu pelaporan kinerja dilakukan setiap hari. Sekarang penilaiannya bulanan dengan indikator capaian kinerja,” jelasnya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.