675 Peserta Ikuti Karanganyar Mencari Bakat 2026, Bupati Siapkan Panggung untuk Para Finalis

Bupati Rober Christanto menyiapkan ruang tampil bagi finalis di Malam Tirakatan HUT RI.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Ajang Karanganyar Mencari Bakat (KMB) 2026 mendapat respons tinggi dari masyarakat. Sebanyak 675 peserta dari 17 kecamatan ikut ambil bagian dalam kompetisi seni yang digelar dalam tiga kategori, yakni solo vokal, tari koreografi, serta band atau kelompok musik.

Jumlah tersebut jauh melampaui target awal panitia yang hanya sekitar 150 peserta dari lima wilayah audisi.

Ketua Panitia KMB 2026, Panji Putra Ariyanto, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya potensi seni dan budaya di Karanganyar.

“Awalnya target kami 30 peserta per wilayah atau sekitar 150 peserta. Namun yang mendaftar mencapai 675 peserta,” kata Panji, Sabtu (8/8/2026).

Proses penilaian melibatkan dewan juri dari kalangan praktisi serta dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Panitia memastikan kompetisi berlangsung secara netral dan transparan.

Panji juga berharap KMB dapat menjadi agenda tahunan. Ia menilai para peserta yang memiliki kemampuan perlu terus mendapat ruang tampil, termasuk melalui kegiatan pariwisata dan agenda daerah.

“Pariwisata Karanganyar tidak hanya soal objek wisata, tetapi juga bisa diperkuat dengan karya seni. Kami berharap para pemenang mendapat panggung untuk tampil dan menjadi bagian dari daya tarik wisata,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan KMB 2026 yang dinilai dapat menjadi ruang bagi talenta lokal untuk berkembang.

Rober menegaskan Pemkab Karanganyar tidak ingin ajang tersebut berhenti pada kompetisi. Para finalis akan diberi kesempatan tampil dalam kegiatan daerah, termasuk Malam Tirakatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Para finalis dari Grand Final ini nantinya akan kami undang untuk tampil pada Malam Tirakatan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karanganyar,” ujar Rober.

Selain tampil dalam Malam Tirakatan, para finalis juga direncanakan berkolaborasi dengan grup teater SMA Negeri 1 Karanganyar dalam pertunjukan teater sejarah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk menguatkan semangat nasionalisme sekaligus memberikan ruang ekspresi bagi talenta muda.

Menurut Rober, keberlanjutan pembinaan penting agar potensi seni yang muncul melalui KMB tidak berhenti setelah kompetisi berakhir. Ia berharap dari ajang tersebut lahir talenta yang mampu membawa nama Karanganyar ke tingkat regional maupun nasional.

 

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

7 jam yang lalu