KCIC Amankan 3.333 Layang-layang di Jalur Whoosh, Libur Sekolah Picu Lonjakan Penertiban

KCIC mengamankan 3.333 layang-layang di sekitar jalur Whoosh sepanjang 2026. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu keselamatan operasional kereta cepat Jakarta-Bandung.

chat_bubble_outline 0

BANDUNG, HARIANKOTA.COM – Aktivitas bermain layang-layang di sekitar jalur Kereta Cepat Whoosh masih menjadi ancaman bagi keselamatan perjalanan.

Sepanjang 2026, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah mengamankan sebanyak 3.333 layang-layang dari kawasan sekitar jalur operasional Whoosh untuk mencegah gangguan terhadap perjalanan kereta cepat.

Peningkatan penertiban paling signifikan terjadi pada Juni 2026. Selama periode libur sekolah, petugas berhasil mengamankan 1.395 layang-layang, seiring meningkatnya aktivitas bermain di sekitar jalur kereta cepat.

Wilayah Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung menjadi lokasi dengan jumlah penertiban tertinggi.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan keselamatan perjalanan Whoosh menjadi prioritas utama perusahaan. Karena itu, patroli, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat terus diperkuat, terutama saat aktivitas bermain layang-layang meningkat.

“Data penertiban menunjukkan aktivitas bermain layang-layang masih cukup tinggi di sejumlah wilayah sekitar jalur Whoosh. Karena itu, kami terus meningkatkan patroli, sosialisasi, dan penertiban sebagai langkah pencegahan agar tidak mengganggu operasional kereta cepat. Keselamatan perjalanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan seluruh masyarakat,” ujar Eva, Kamis (24/7/2026).

Menurut KCIC, layang-layang beserta benangnya berpotensi membahayakan operasional karena dapat tersangkut pada jaringan listrik aliran atas yang menjadi sumber pasokan daya bagi kereta cepat. Gangguan pada jaringan tersebut berisiko menghambat bahkan mengganggu keselamatan perjalanan Whoosh.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, KCIC bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah rutin melakukan patroli di sepanjang jalur kereta cepat. Selain menertibkan layang-layang, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan membagikan bola serta perlengkapan olahraga kepada anak-anak sebagai alternatif permainan yang lebih aman.

Upaya tersebut diperkuat dengan Surat Edaran Wali Kota Cimahi Nomor 19 Tahun 2025 dan Surat Edaran Bupati Bandung Barat Nomor 2014 Tahun 2025 yang mengimbau masyarakat agar tidak bermain layang-layang dalam radius tiga kilometer dari jalur Kereta Cepat Jakarta–Bandung.

Pengawasan juga dilakukan secara berlapis selama operasional berlangsung. Petugas keamanan dan operasional rutin melakukan inspeksi di sepanjang jalur, sementara masinis turut memantau kondisi lintasan selama perjalanan.

Jika ditemukan aktivitas layang-layang yang berpotensi mengganggu operasional, informasi langsung diteruskan kepada petugas di lapangan untuk segera ditindaklanjuti.

Eva mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan Whoosh dengan tidak bermain layang-layang di sekitar jalur kereta cepat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jalur kereta cepat serta mengingatkan anak-anak agar memilih lokasi bermain yang aman dan jauh dari jalur Whoosh. Dukungan masyarakat sangat penting untuk menjaga perjalanan Whoosh tetap aman, nyaman, andal, dan tepat waktu bagi seluruh penumpang,” pungkasnya.

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya