Polisi Selidiki Dugaan Rem Bermasalah pada Bus Pendaki Lawu, 10 Penumpang Terluka

Polisi menyelidiki dugaan rem bermasalah pada Bus Pendaki Lawu yang kecelakaan di Ngargoyoso, Karanganyar. Sebanyak 10 penumpang terluka.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Penyebab kecelakaan Bus Sumber Berlian Jaya bernomor polisi B-7558-YN yang mengangkut rombongan pendaki Gunung Lawu di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, masih didalami polisi.

Temuan awal mengarah pada dugaan gangguan sistem pengereman saat kendaraan melintasi jalur menurun dari kawasan Kemuning menuju Karangpandan, Senin (22/6/2026) dini hari.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.40 WIB di Jalan Karangpandan–Ngargoyoso, tepatnya di depan Rumah Makan Mbak Ning, Dusun Drojo, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso.

Bus yang membawa 55 penumpang dan dua kru itu diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak bangunan rumah makan di tepi jalan.

Satlantas Polres Karanganyar kini masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa kondisi teknis kendaraan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan gangguan pengereman muncul dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan awal yang dihimpun petugas di lapangan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Faham Rosyadi, mengatakan bus melaju dari arah timur atau kawasan Kemuning menuju barat atau Karangpandan sebelum kecelakaan terjadi.

“Dari keterangan saksi di TKP, bus melaju dari arah timur atau Kemuning menuju barat atau Karangpandan. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali karena rem tidak berfungsi dengan baik sehingga menabrak bangunan rumah makan,” kata Faham, Senin (22/6/2026).

Menurut dia, penyidik belum dapat memastikan apakah gangguan pada sistem pengereman menjadi satu-satunya faktor penyebab kecelakaan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi kendaraan, termasuk komponen pengereman yang diduga bermasalah saat bus melintasi jalur menurun.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap keterangan pengemudi, kru bus, serta sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mencocokkan kronologi yang disampaikan para saksi dengan temuan petugas saat melakukan olah TKP.

Bus tersebut diketahui mengangkut rombongan pendaki yang baru saja menyelesaikan kegiatan di Gunung Lawu. Saat perjalanan turun dari kawasan Kemuning, kendaraan melintas di ruas jalan yang didominasi turunan sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.

Akibat insiden tersebut, sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka, termasuk sopir dan kondektur. Sebagian besar korban telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan menjalani rawat jalan, sementara dua penumpang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bagian depan bus. Bangunan rumah makan yang ditabrak juga mengalami kerusakan akibat benturan kendaraan.

Polisi telah mengamankan bus untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan teknis kendaraan dan keterangan para saksi nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan rombongan pendaki Gunung Lawu tersebut.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya