KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM — Setelah sempat tertunda karena persoalan teknis, pembangunan Kampus 3 UIN Raden Mas Said Surakarta di Kabupaten Karanganyar akhirnya resmi dimulai.
Proyek senilai Rp36 miliar itu kini memasuki tahap pertama pembangunan fisik setelah proses peralihan lahan berlangsung sejak 2023.
Peletakan batu pertama menjadi penanda dimulainya pengembangan kampus baru yang diproyeksikan menjadi pusat perkuliahan sekaligus pengembangan fakultas dan program studi baru di masa mendatang.
Rektor UIN Raden Mas Said Prof. Dr. Toto Suharto menjelaskan pembangunan tersebut sebelumnya sempat tertunda meski anggaran telah disiapkan. Namun, setelah melalui berbagai proses administrasi dan teknis, pembangunan kini mulai direalisasikan.
“Dulu masih tahap pematangan lahan, sekarang sudah masuk peletakan pembangunan. Mudah-mudahan berjalan lancar sesuai harapan,” ujarnya kepada wartawab, Jumat (8/6/2026).
Pembangunan Kampus 3 disebut sebagai tahap awal dari pengembangan besar UIN Raden Mas Said Surakarta di Karanganyar. Saat ini kampus tersebut telah memiliki 47 program studi, enam fakultas, dan satu program pascasarjana.
“Ke depan, kampus berencana membuka sejumlah fakultas baru, di antaranya Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Budaya,” ujarnya.
Selain itu, beberapa fakultas yang ada juga akan dikembangkan menjadi fakultas tersendiri, seperti Fakultas Ushuluddin dan Psikologi serta Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.
Kampus baru di Karanganyar nantinya difungsikan sebagai pusat kegiatan perkuliahan. Namun, pengembangannya akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan sumber daya manusia dan pembangunan fisik.
“Perguruan tinggi negeri itu berkembang bertahap, tidak bisa instan. Semua harus menyesuaikan SDM dan proses pembukaan program studi,” katanya.
Belum lama ini, UIN Raden Mas Said Surakarta juga membuka program studi baru Desain Komunikasi Visual (DKV). Kampus berharap masyarakat Karanganyar dapat memanfaatkan peluang pendidikan tersebut.
Meski demikian, pihak kampus belum menentukan secara pasti program studi yang nantinya akan diprioritaskan di Kampus 3 Karanganyar karena masih menunggu perkembangan kebutuhan SDM dan persetujuan pemerintah pusat.
“Kalau SDM belum tersedia, kami juga belum bisa membuka prodi atau fakultas baru,” jelasnya.
Pembangunan kampus baru tersebut diharapkan menjadi tonggak lahirnya kawasan pendidikan baru di Karanganyar sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi negeri bagi masyarakat.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.