FPTI Karanganyar Bidik Dua Emas di Porprov Jateng 2026, Andalkan Mantan Juara PON

FPTI Karanganyar membidik dua medali emas pada Porprov Jateng 2026. Mantan peraih emas PON Riau, Susanti Arfiya, menjadi pelatih sekaligus motivator atlet.

chat_bubble_outline 0
persiapan atlet panjat tebing Karanganyar jelang porprov

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM  – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Karanganyar mulai memasang target ambisius menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Dengan dukungan mantan peraih medali emas PON Riau, Susanti Arfiya, tim panjat tebing Karanganyar menargetkan raihan dua medali emas.

Target tersebut muncul setelah performa atlet dinilai mengalami peningkatan signifikan selama masa pemusatan latihan. Dari total sembilan atlet yang dipersiapkan, nomor boulder putri menjadi andalan utama untuk mendulang medali emas.

Pelatih FPTI Karanganyar, Susanti Arfiya, mengatakan peluang meraih hasil maksimal cukup terbuka apabila atlet mampu menjaga konsistensi latihan hingga pelaksanaan Porprov.

“Target idealnya memang dua medali emas,” ujar Susanti saat ditemui usai sesi latihan, Kamis (7/5/2026).

Nama Susanti Arfiya sudah tidak asing di dunia panjat tebing Jawa Tengah. Atlet asal Karanganyar tersebut pernah menyumbangkan medali emas untuk kontingen Jawa Tengah pada ajang PON Riau. Kini, ia dipercaya membina atlet-atlet muda FPTI Karanganyar sebagai pelatih.

Selain aktif di dunia olahraga, Susanti juga tercatat sebagai aparatur sipil negara di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Dalam proses persiapan menuju Porprov Jateng 2026, Susanti menekankan peningkatan teknik, kekuatan fisik, serta mental bertanding atlet agar mampu menghadapi persaingan yang diprediksi semakin ketat.

Ia menyebut pengurus FPTI Karanganyar memberikan target agar tim mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik.

Selain nomor boulder putri, FPTI Karanganyar juga berharap mampu bersaing di nomor lead. Namun persaingan dipastikan tidak mudah karena sejumlah daerah mulai memperkuat tim dengan atlet-atlet potensial.

Salah satu daerah yang dianggap menjadi pesaing kuat adalah Kabupaten Grobogan yang disebut memiliki tambahan kekuatan baru dari atlet pindahan.

“Persaingan cukup berat, terutama dari Grobogan,” kata Susanti.

Ketua FPTI Karanganyar, Aan Shopuanudin, mengatakan target dua medali emas bukan sekadar harapan tanpa dasar. Pada awal persiapan, pihaknya hanya menargetkan satu medali perak dan dua perunggu.

Namun evaluasi selama program latihan menunjukkan perkembangan atlet yang cukup pesat sehingga target dinaikkan menjadi dua emas.

Aan menilai pengalaman Susanti sebagai mantan atlet nasional memberikan dampak besar terhadap perkembangan kemampuan dan mental tanding para atlet muda Karanganyar.

“Kehadiran Mbak Susanti memberikan motivasi besar bagi atlet. Kami optimistis target emas bisa diraih,” ujarnya.

Saat ini FPTI Karanganyar masih terus mematangkan program latihan guna memaksimalkan kesiapan atlet sebelum tampil di Porprov Jawa Tengah 2026.

 

 

 

FPTI Karanganyar membidik dua medali emas pada Porprov Jateng 2026. Mantan peraih emas PON Riau, Susanti Arfiya, menjadi pelatih sekaligus motivator atlet.

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya