KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar menggagas gerakan penanaman tanaman pangan berbasis anggota sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong ekonomi masyarakat lokal.
Program ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan internal Senkom yang digelar sekitar tiga bulan lalu. Dalam kegiatan tersebut, seluruh anggota didorong untuk mulai menanam tanaman pangan di lingkungan masing-masing.
Bupati Karanganyar Rober Christanto menjelaskan, gerakan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan skala rumah tangga, tetapi juga diharapkan menjadi contoh atau embrio bagi masyarakat luas.
“Hari ini menjadi puncak dari kegiatan yang sudah dimulai tiga bulan lalu, yakni Festival Panen Lombok. Kegiatan ini melibatkan seluruh pengurus, anggota, hingga pembina, termasuk ibu-ibu, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kartini,” ujarnya, Selasa (21/4/2025).
Ia menambahkan, semangat perjuangan Kartini menjadi inspirasi untuk terus menggerakkan masyarakat dalam membangun daerah melalui sektor pangan. Hal ini selaras dengan semangat “Sesarengan Mbangun Karanganyar”.
Ketua Senkom Mitra Polri Karanganyar, Joko Sutrisno menambahkan bahwa program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan keluarga.
“Program ini bertujuan membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Harapannya kegiatan ini bisa berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi keluarga anggota,” kata Joko.
Ia menjelaskan, setiap anggota Senkom diwajibkan menanam minimal 10 polibag tanaman cabai di rumah masing-masing. Dengan jumlah anggota mencapai 1.235 orang, potensi hasil panen dinilai cukup besar.
“Kalau satu orang bisa menghasilkan satu kilogram, maka dalam satu kali panen bisa mencapai sekitar satu ton,” jelasnya.
Ke depan, Senkom juga berencana mengembangkan program ini dengan menanam komoditas lain seperti terong dan tomat guna memperluas manfaat ekonomi bagi anggota.
Terkait penilaian dalam kegiatan Festival Panen Lombok, Joko menegaskan bahwa proses penjurian dilakukan secara independen oleh Dinas Pertanian.
“Kami tidak terlibat dalam penilaian. Semua dilakukan oleh Dinas Pertanian agar objektif,” ujarnya.
Melalui gerakan ini, Senkom Mitra Polri Karanganyar berharap dapat membangun kemandirian pangan dari tingkat keluarga, sekaligus memperkuat solidaritas anggota dalam mendukung pembangunan daerah.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.