KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Suasana kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Karanganyar ada pemamdangan menarik yang tak biasa. Di tengah agenda yang padat, muncul momen tak terduga yang langsung menarik perhatian.
Usai meninjau pasokan LPG di SPPBE Wijaya Sarana Gas, Popongan, Kabupaten Karanganyar, rombongan segera bersiap melanjutkan perjalanan ke lokasi berikutnya.
Namun, bukan mobil dinas yang dituju Gubernur Ahmad Luthfi, namun orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut justru terlihat menghampiri Bupati Karanganyar, Rober Christanto, yang datang ke lokasi SPPBE menggunakan sepeda motor.
Tanpa banyak formalitas, Gubernur Luthfi langsung naik ke jok belakang motor yang dikendarai Bupati Rober. Dia langsung menggunakan helm yang dibawa oleh ajudannya. Meski cuaca panas terik tidak menyurutkan semangat untuk menaiki kendaraan roda dua.
“Ini mau meninjau embung di Alastuwo di Tasikmadu,” ucap Bupati Rober, Rabu (8/4/2026).
Sementar itu Wakil Bupati Adhe Eliana terlihat membonceng ajudan Gubernur. Rombongan berangkat mengendarai motor tersebut menuju Embung Alastuwo di Tasikmadu.
Momen sederhana itu sontak jadi perhatian warga. Tidak sedikit yang terkejut melihat gubernur dibonceng bupati melintas di jalan kampung tanpa pengawalan ketat.
Beberapa warga bahkan sempat berhenti untuk memastikan siapa yang sedang lewat di hadapan mereka.
Sesampainya di Embung Alastuwo, Luthfi langsung mengecek kondisi penampungan air yang menjadi sumber penting bagi pertanian, terutama menjelang musim kemarau.
“Ini kita cek untuk memastikan ketersediaan air tetap aman bagi sawah,” ujarnya singkat.
Ia menegaskan, pemerintah provinsi akan terus menjaga pasokan air, termasuk melalui pembangunan dan perawatan embung di berbagai wilayah.
“Kalau ada kebutuhan perbaikan atau tambahan, silakan disampaikan. Kita upayakan sejak awal supaya tidak ada kendala saat kemarau,” katanya.
Setelah peninjauan, suasana kembali terasa santai saat rombongan singgah di angkringan sekitar lokasi. Di tempat itu, petani dan warga menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung.
Mulai dari permintaan sumur dalam, perbaikan irigasi, hingga kekhawatiran menghadapi musim kering.
Menanggapi hal tersebut, Luthfi meminta semua kebutuhan segera didata agar bisa ditindaklanjuti.
“Silakan didata. Nanti kita bantu sesuai kewenangan provinsi,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan rencana penyaluran bantuan akan dimulai sekitar Juni mendatang.
Sementara itu, Rober memastikan pihaknya siap menindaklanjuti kebutuhan warga di tingkat daerah.
“Yang butuh bantuan, segera koordinasi. Biar cepat kita proses,” katanya.
Momen boncengan tadi memang singkat. Tapi dari situ terlihat cara pemimpin hadir di tengah masyarakat lebih dekat, sederhana, dan langsung menyentuh kebutuhan warga.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.