SOLO,HARIANKOTA.COM – Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Solo kian semarak. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surakarta menggelar aksi berbagi 200 angpao sekaligus menghadirkan tiga barongsai di Plaza Balai Kota Solo, Sabtu malam.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek yang membentang dari kawasan Pasar Gede hingga Gladak. Ribuan warga memadati pusat kota untuk menyaksikan atraksi barongsai dengan gerakan lincah dan warna mencolok yang memikat perhatian.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Aria Bima, menegaskan partisipasi partainya merupakan bentuk komitmen merawat kebhinekaan di Kota Solo.
“Kami ikut memeriahkan peringatan Tahun Baru Imlek yang sudah menjadi tradisi di Surakarta. Tiga barongsai kami hadirkan sebagai simbol kegembiraan sekaligus komitmen terhadap bangsa yang majemuk dan berbhineka,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Tionghoa dan seluruh warga Solo. “Selamat Imlek, Gong Xi Fa Cai. Kebersamaan harus terus kita jaga. Tantangan, termasuk persoalan ekonomi, bisa diatasi jika persatuan tetap kuat,” kata Aria Bima.
Menurutnya, momentum Imlek—yang tahun ini dikenal sebagai Tahun Kuda Api—diharapkan membawa keberkahan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh mengurangi semangat persatuan.
“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi kepentingan bangsa dan Kota Solo harus diutamakan. Yang kita tampilkan bukan sekadar warna partai, melainkan warna pelangi sebagai simbol pluralisme,” tegasnya.
Antusiasme warga terlihat sepanjang acara. Yanti, warga Sukoharjo, mengaku senang menyaksikan barongsai di depan Balai Kota Solo untuk pertama kalinya. “Saya kaget sekaligus senang. Dapat angpao dan kue keranjang yang manis rasanya,” tuturnya.
Perayaan Imlek di jantung Kota Bengawan itu berlangsung meriah dan kondusif, mencerminkan harmoni masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.