SURAKARTA, HARIANKOTA.COM – Prestasi internasional kembali diraih Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim mahasiswa UMS sukses meraih Bronze Medal pada ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026 yang digelar National Research Council of Thailand (NRCT) di Bangkok, Thailand, pada 5–9 Januari 2026.
Penghargaan tersebut diraih melalui inovasi aplikasi kesehatan digital berbasis kecerdasan buatan bertajuk ZIMO (Gizi Mobile). Aplikasi ini dirancang untuk membantu remaja memantau pola makan, aktivitas fisik, dan status gizi secara real time, sebagai solusi atas permasalahan triple burden of malnutrition.
Ketua tim, Maulia Hidayah, menjelaskan bahwa ZIMO dikembangkan agar edukasi gizi dapat diterima remaja dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Melalui dukungan teknologi AI, pengguna dapat memahami kondisi tubuhnya sendiri sekaligus terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat.
Pada IPITEx 2026, tim UMS menghadirkan penyempurnaan fitur AI Food Recognition, yang memungkinkan pengguna memotret makanan untuk mengetahui estimasi kalori dan kandungan gizi.
ZIMO juga terintegrasi dengan wearabledevice dan smartwatch untuk memantauaktivitas fisik secara otomatis.
Inovasi ini dikembangkan oleh tim lintas disiplin dari Program Studi Ilmu Gizi, Pendidikan Agama Islam, dan Pendidikan Teknik Informatika UMS. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi keunggulan utama ZIMO karena menggabungkan pendekatan gizi, edukasi perilaku, dan teknologi digital.
Para juri internasional menilai ZIMO memiliki nilai inovasi tinggi, manfaat sosial kuat, serta potensi pengembangan berkelanjutan. Capaian ini semakin menegaskan kemampuan mahasiswa UMS dalam bersaing di tingkat global melalui inovasi berbasis teknologi dan kepedulian sosial.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.