Gubernur Jateng Tetapkan UMP 2026 Naik 7,28 Persen Jadi Rp2,32 Juta

Gubernur Luthfi umumkan besaran UMP di 35 kota/kabupaten.

chat_bubble_outline 0

 

SEMARANG, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan upah minimum tahun 2026 yang meliputi UMP, UMSP, UMK, dan UMSK. Penetapan tersebut diumumkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur, Semarang, Rabu (24/12/2025).

UMP Jawa Tengah 2026 ditetapkan sebesar Rp2.327.386,07, naik Rp158.037,07 atau 7,28 persen dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp2.169.349,00.

Penetapan UMP dan UMSP dituangkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/504, sementara UMK dan UMSK diatur melalui Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/505.

Ahmad Luthfi menjelaskan, perhitungan upah minimum mengacu pada formula pengupahan sesuai PP Nomor 49 Tahun 2025 dengan mempertimbangkan inflasi 2,65 persen, pertumbuhan ekonomi 5,15 persen, serta nilai alfa 0,90.

“Nilai alfa ditetapkan melalui mekanisme yang terukur dan sesuai regulasi,” ujar Luthfi.

Selain UMP, Pemprov Jateng menetapkan UMSP 2026 untuk 11 sektor industri. Sementara UMK tertinggi ditetapkan di Kota Semarang sebesar Rp3.701.709, atau naik 7,15 persen dari tahun sebelumnya.

Gubernur menegaskan, upah minimum berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sedangkan pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih wajib mengikuti struktur dan skala upah perusahaan.

“Kebijakan ini mulai berlaku 1 Januari 2026. Kami berharap seluruh perusahaan mematuhi ketentuan agar iklim usaha dan kesejahteraan pekerja tetap terjaga,” katanya.

Selain itu, Pemprov Jateng juga menyiapkan kebijakan pendukung seperti koperasi buruh, tarif khusus transportasi pekerja, penyediaan daycare di perusahaan, serta dukungan perumahan buruh terjangkau.

Daftar UMP dan UMK Jawa Tengah Tahun 2026 Kabupaten/Kota

UMK 2026 (Rp)

1. Kab. Cilacap Rp 2.773.184,00

2. Kab. Banyumas Rp.2.474.598,99

3. Kab. Purbalingga Rp. 2.474.721,94

4. Kab. Banjarnegara Rp. 2.327.813,08

5. Kab. Kebumen Rp.2.400.000,00

6. Kab. Purworejo Rp.2.401.961,91

7.Kab. Wonosobo Rp. 2.455.038,01

8.Kab. Magelang Rp. 2.607.790,00

9. Kab. Boyolali Rp 2.537.949,00

10. Kab. Klaten Rp. 2.538.691,00

11. Kab. Sukoharjo Rp.2.500.000,00

12. Kab. Wonogiri Rp. 2.335.126,00

13 Kab. Karanganyar Rp.2.592.154,06

14. Kab. Sragen 2.337.700,00

15. Kab. Grobogan Rp. 2.399.186,00

16. Kab. Blora Rp. 2.345.695,00

17. Kab. Rembang Rp. 2.386.305,00

18. Kab. Pati Rp. 2.485.000,00

19 Kab. Kudus Rp. 2.818.585,00

20. Kab. Jepara Rp. 2.756.501,00

21. Kab. Demak Rp. 3.122.805,00

22. Kab. Semarang Rp.2.940.088,00

23. Kab. Temanggung Rp. 2.397.000,00

24. Kab. Kendal Rp. 2.992.994,00

25. Kab. Batang Rp. 2.708.520,00

26. Kab. Pekalongan Rp. 2.633.700,00

27. Kab. Pemalang Rp. 2.433.254,00

28. Kab. Tegal Rp.2.484.162,00

29. Kab. Brebes Rp. 2.400.350,47

30. Kota Magelang Rp. 2.429.285,00

31. Kota Surakarta Rp. 2.570.000,00

32. Kota Salatiga Rp.2.698.273,24

33.Kota Semarang Rp. 3.701.709,00

34. Kota Pekalongan Rp.2.700.926,00

35. Kota Tegal Rp. 2.526.510,00

Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah 2026: Rp2.327.386,07

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya