KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Persaingan menuju kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar memasuki babak baru.
Tujuh pejabat terbaik dari lingkungan Pemkab dan instansi lain resmi dinyatakan lolos seleksi administrasi serta penelusuran rekam jejak oleh Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).
Hasil seleksi tersebut diumumkan melalui Surat Pansel Nomor 11/Pansel JPTP.Sekda.Kra/XI/2025 tertanggal 4 November 2025, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Pansel, Harso Susilo.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa seluruh proses verifikasi dokumen dilakukan secara daring melalui portal asnkarier.bkn.go.id dan email resmi panitia.
Setelah melewati tahapan verifikasi berkas dan penelusuran rekam jejak, tujuh pejabat dinyatakan memenuhi kriteria untuk mengikuti uji kompetensi lanjutan. Mereka adalah:
1. Aris Martopo, S.P., M.T. – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral Karanganyar
2. Bambang Djatmiko, S.Sos., M.Si. – Asisten Administrasi Umum Setda Karanganyar
3. Dwi Cahyono, S.Sos., M.Si. – Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Karanganyar
4. Drs. Hari Kuntjoro, S.Sos., M.Si. – Penelaah Teknis Kebijakan di BPSDM Provinsi Jawa Tengah
5. Hendro Prayitno, S.H., M.M. – Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar
6. Kurniadi Maulato, S.Sos., M.Si. – Kepala Badan Keuangan Daerah Karanganyar
7. Yopi Eko Jati Wibowo, S.Sos., M.M. – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar
Tahapan selanjutnya adalah uji kompetensi yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 November 2025 di Harris Hotel & Convention Solo.
Uji ini akan menjadi penentu penting dalam menilai kapasitas manajerial, kemampuan teknis, serta kompetensi sosial-kultural dari masing-masing kandidat.
Menurut Kepala Bidang Pengangkatan dan Mutasi BKPSDM Karanganyar, Djoko Sumarsono, pelaksanaan uji kompetensi melibatkan tim asesor dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang telah tersertifikasi secara nasional.
“Peserta akan menjalani serangkaian tahapan seperti psikotes, ujian tertulis, diskusi kelompok, hingga wawancara mendalam. Siapa pun yang tidak hadir otomatis dinyatakan gugur,” jelas Djoko, Rabu (5/11/2025).
Pansel memastikan seluruh tahapan berjalan transparan, objektif, dan sesuai regulasi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).
Hasil uji kompetensi akan menjadi dasar penilaian untuk menentukan siapa di antara tujuh kandidat yang berhak melangkah ke tahap akhir dan berpeluang menjadi Sekda definitif Kabupaten Karanganyar.
Seleksi ini menjadi sorotan publik karena posisi Sekda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi daerah serta penghubung antara bupati dan seluruh perangkat daerah.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.