KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus mendorong penguatan ekonomi berbasis desa melalui koperasi. Upaya tersebut diwujudkan lewat Pelatihan Business Matching dan On Job Training Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (13/10).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral (DKUTEDM) ini diikuti 177 peserta dari berbagai koperasi desa dan kelurahan.
Pelatihan tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan manajerial, meningkatkan daya saing, serta memperluas jaringan kemitraan koperasi dengan sektor usaha lainnya.
Sejumlah narasumber turut hadir memberikan pembekalan, di antaranya perwakilan Bank BRI (Himbara), Samsat Budiman, dan Indogrosir, yang menyampaikan materi seputar penguatan kelembagaan koperasi, strategi bisnis, serta peluang kolaborasi dengan dunia usaha.
Acara resmi dibuka oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, setelah laporan kegiatan disampaikan oleh Kepala DKUTEDM Karanganyar.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa koperasi harus mampu berinovasi agar tidak hanya bergerak di sektor simpan pinjam.
“Karanganyar memiliki sumber daya alam yang sangat potensial. Koperasi desa bisa memanfaatkan sektor pertanian seperti jeruk dan pisang Tawangmangu, maupun bidang peternakan. Pemerintah ingin koperasi menjadi motor penggerak ekonomi yang produktif dan berdaya saing,” ujar Bupati Rober.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab terkait strategi pengembangan usaha koperasi, akses pembiayaan, serta teknik pemasaran produk unggulan desa.
Melalui pelatihan ini, Pemkab Karanganyar berharap koperasi di tingkat desa semakin mandiri, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi lokal.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.