KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Sejumlah pelajar di Kabupaten Karanganyar mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ratusan siswa melaporkan gejala seperti mual, muntah, dan pusing, sehingga harus mendapatkan perawatan di RSUD Kartini.
Ketua Satgas MBG Karanganyar, Adhe Eliana, meninjau langsung kondisi para pelajar di rumah sakit pada Jumat, didampingi Wakapolres Karanganyar Kompol Miftakhul Huda.
Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan medis berjalan optimal dan kebutuhan pasien terpenuhi.
“Alhamdulillah, sebagian besar anak sudah mulai membaik dan dalam pemantauan ketat oleh tim medis. Kami pastikan perawatan terus berlanjut hingga mereka benar-benar pulih,” ujarnya, Jumat (10/10/2025).
Data dari Dinas Kesehatan Karanganyar mencatat 105 pelajar mengalami gejala terkait keracunan.
Dari jumlah tersebut, sembilan masih dirawat di RSUD Jenglong, sementara yang lainnya sudah diperbolehkan pulang.
Tim medis telah mengirimkan sampel makanan untuk dianalisis di laboratorium guna menemukan penyebab pasti kejadian ini.Pemerintah daerah menjamin seluruh biaya perawatan ditanggung penuh tanpa biaya bagi keluarga korban.
Adhe menekankan, layanan kesehatan diberikan secara gratis sampai semua siswa sembuh total. Selain fokus memulihkan kondisi pelajar, Satgas MBG akan mengevaluasi ulang sistem penyediaan makanan dalam program guna memastikan kualitas dan keamanan makanan terjaga.
Kebersihan dan penggunaan bahan makanan yang layak menjadi prioritas utama agar program ini dapat terus mendukung kesehatan dan perkembangan siswa.
Kondisi di RSUD Kartini tampak kondusif pada Jumat sore. Para pelajar mulai ceria dan berinteraksi dengan keluarga yang menunggu.
Tim medis memastikan pasien yang masih dirawat dalam kondisi stabil dan mendapat pengawasan maksimal.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.