KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi meluncurkan program desa inklusi keuangan pertama di wilayahnya. Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, ditetapkan sebagai percontohan dengan tajuk “Girimulyo Ngargoyoso BERKAH”, akronim dari Bertumbuh, Berkarya, dan Sejahtera.
Peluncuran dilakukan pada Sabtu, 2 Agustus 2025, di Balai Desa Girimulyo. Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, yang hadir mewakili Bupati, sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan bertajuk “Ekosistem Keuangan Inklusif di Desa Wisata” yang digagas oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Karanganyar.
Program ini diharapkan menjadi terobosan untuk memperluas akses layanan keuangan formal hingga ke tingkat desa, terutama di kawasan wisata. Melalui pendekatan ini, pemerintah menargetkan percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis desa yang berkelanjutan.
“Ini langkah awal yang strategis. Girimulyo bisa menjadi role model desa inklusif keuangan di Karanganyar. Sinergi antara pemerintah, OJK, dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari Surakarta dan Provinsi Jawa Tengah, serta sejumlah perangkat daerah. Selain memperkuat literasi keuangan masyarakat, program ini juga menyasar pelaku UMKM, petani, hingga pelaku wisata lokal agar lebih mudah mengakses pembiayaan dan layanan keuangan yang aman.
Dengan hadirnya program ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap makin banyak desa yang dapat mengikuti jejak Girimulyo dalam membangun sistem keuangan inklusif yang mendukung kesejahteraan warganya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.