Hanya saja Kan’an tidak tahu bahwa itu anaknya. Maka, Kan’an mengumpulkan bala tentaranya, pergi untuk menemui Namrudz.
Ketika Namrudz melihat pasukan yang datang kepadanya, dia mengerahkan orang-orang yang ada bersamanya.
Terjadilah pertempuran dan Namrudz bisa menghancurkan pasukan Kan’an. Kan’an penasaran mencari Namrudz.
Namun Namrudz berhasil membunuhnya. Sampai ajalnya, Kan’an tidak mengetahui bahwa yang membunuhnya adalah anaknya.
Namrudz pun tidak mengetahui bahwa yang dibunuhnya itu adalah ayahnya. Akhirnya, tampuk kerajaan jatuh ke tangan Namrudz.
Tidak hanya menikah dengan ibunya sendiri, kisah Raja Namrud bermimpi melihat kerajaannya hancur dan terbakar.
Ia kemudian meminta masukan dari peramal dan ahli tafsir mimpi di kerajaannya. Kebanyakan mereka tak bisa meramalkan apa arti mimpi Namrud.
Lalu, seseorang berkata bahwa pada malam itu telah lahir seorang anak laki-laki di Babilonia yang akan menghancurkan Kerajaan Namrud di masa mendatang. Mendengar tafsir tersebut, Namrud memerintahkan prajuritnya untuk mencari ada tidak anak laki-laki yang lahir pada malam dirinya bermimpi. Bila ada, maka jangan biarkan hidup.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.