KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Kasus kematian seorang pria asal Demak bernama FA (55) yang ditemukan membujur kaku di warung kosong Desa Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, akhirnya terang benderang. Polisi memastikan ada dugaan kuat korban dibius lebih dulu sebelum mobilnya digondol pelaku.
Peristiwa menggegerkan itu terjadi Minggu pagi (2/11). Warga kaget melihat tubuh FA dalam posisi bersimpuh, tegak namun kepala menelungkup ke lantai. Penampilannya bikin merinding—seperti orang yang kehabisan napas di detik terakhir.
Seorang warga yang pertama memeriksa bahkan sempat mengira korban masih hidup karena terlihat ada gerakan kecil. Laporan cepat langsung dilayangkan ke Polsek Gondangrejo dan perangkat desa.
Petugas yang tiba di lokasi hanya bisa memastikan satu hal: FA sudah tiada. Jasadnya kemudian dievakuasi ke RS Moewardi untuk pemeriksaan medis.
Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan, tim forensik menemukan luka pada tubuh FA. Temuan inilah yang menjadi titik balik penyelidikan.
“Hasil otopsi menunjukkan ada luka di tubuh korban,” kata AKP Wikan, Jumat (28/11/2025).
Dari gelar perkara, polisi menduga FA sengaja dibuat tak berdaya dengan obat bius. Indikasi itu diperkuat barang bukti botol berisi cairan bius yang ditemukan di sekitar pelaku.
Tim Resmob Polres Karanganyar dan Reskrim Polsek Gondangrejo tancap gas memburu pelaku. Berbekal keterangan saksi dan serangkaian bukti, identitas tersangka akhirnya terbaca.
Pengejaran lintas daerah dilakukan, hingga unit Jatanras Polres Depok ikut turun tangan mengamankan jejak.
Upaya pelaku kabur sia-sia. Ia berhasil ditangkap hidup-hidup tanpa perlawanan berarti.
Polisi juga mengamankan barang bukti yang diduga terkait aksi keji tersebut diantaranya, 4 unit ponsel, 1 Toyota New Avanza, 1 Mitsubishi L300 warna hitam.
Kasus kini masuk tahap pendalaman untuk mengungkap peran pelaku dan motif lengkapnya.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.