Kondisi Semeru Belum Stabil, Warga Dilarang Beraktivitas 13 Km dari Puncak

chat_bubble_outline 0

dok PVMBG

LUMAJANG, HARIANKOTA.COM – Erupsi gunung Semeru kembali terjadi, dua Kecamatan di Lumajang terisolir. Menyusul putusnya akses jalur alternatif yang sering dilalui warga di daerah Aliran Sungai Lahar Semeru di Curahkobokan Pronojiwo Lumajang tertimbun matrial.

Untuk sementara waktu petugas dengan dibantu masyarakat melakukan penutupan pada akses jalan tersebut hingga kondisi Semeru dinyatakan aman.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka melalui Kasubsipenmas Aidpa Eko Budi Laksono mengatakan, jalur penyeberangan Curah Kobokan untuk sementara waktu ditutup total.

Petugas bersama personel TNI, dan BPBD menghimbau warga agar untuk saat ini tidak melewati lokasi tersebut.

“Untuk sementara waktu, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut, jalur penyeberangan di Curah Kobokan ditutup demi keamanan,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak, guna terus memantau kondisi terkini. Kata Eko, sebagai dasar pengambilan langkah dan tindakan selanjutnya, menyikapi situasi yang ada.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Ribuan Peserta Semarakkan Pawai MTQ Nasional XXXI, Semarang Gaungkan Persatuan

SEMARANG, HARIANKOTA.COM– Semangat persatuan mewarnai jalanan Kota Semarang saat kafilah dari berbagai penjuru Indonesia mengikuti Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI, Sabtu (12/9/2026). Sekitar 1.000 peserta dari 38 provinsi berjalan dari Balai Kota Semarang menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah. Pawai sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer itu semakin meriah dengan mobil hias, marching band, […]

2 jam yang lalu