Bupati Karanganyar Dorong Penguatan Bank Sampah untuk Percepat Pengelolaan Sampah

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memperkuat pengelolaan sampah melalui pembinaan 30 bank sampah. Bupati Rober Christanto menegaskan pentingnya pengurangan sampah dari sumber dan dukungan fasilitas untuk mewujudkan Karanganyar bersih dan sehat

chat_bubble_outline 0
Bupati Karanganyar Dorong Penguatan Bank Sampah untuk Percepat Pengelolaan Sampah (Foto: HARIANKOTA)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendorong penguatan bank sampah sebagai bagian dari strategi pengurangan sampah dari sumbernya.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyampaikan bahwa upaya tersebut penting untuk mendukung tata kelola lingkungan yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Rober saat membuka kegiatan Pembinaan Bank Sampah yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar di Pendopo RM Said, Rumah Dinas Bupati, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 30 bank sampah yang dinilai paling aktif menjalankan operasional di tingkat desa dan lingkungan permukiman. Mereka mewakili sekitar 60 bank sampah yang saat ini beroperasi di Kabupaten Karanganyar.

Kepala DLH Karanganyar, Sunarno, mengatakan bahwa kapasitas pengelolaan bank sampah di daerahnya masih beragam. Beberapa kelompok telah berkembang mandiri, sementara lainnya membutuhkan pembinaan lanjutan agar mampu menerapkan pemilahan dan pencatatan sampah secara konsisten.

Sebagai bagian dari pembinaan, DLH menyerahkan 30 unit timbangan kepada bank sampah peserta. Pembagian sarana serupa akan dilakukan secara bertahap kepada bank sampah lain yang belum menerima dukungan.

Menurut Sunarno, penyediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan akurasi pencatatan dan transparansi transaksi, mengingat bank sampah berperan dalam menjaga nilai ekonomi sampah yang dipilah.

Dalam arahannya, Rober menegaskan bahwa pengurangan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi unsur utama dalam mewujudkan Karanganyar yang bersih dan sehat.

“Kami ingin membangun Karanganyar yang lebih nyaman dan tertata. Pengelolaan sampah tidak hanya menekan volume, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Rober.

Ia juga mengajak masyarakat memperkuat kesadaran kolektif melalui gerakan bersama menjaga kebersihan lingkungan.

“Sampahku tanggung jawabku, sampahmu tanggung jawabmu, dan sampah kita adalah tanggung jawab bersama,” kata dia.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya