SOLO, HARIANKOTA.COM – Seorang pria berusia 69 tahun ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Jurug, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Korban diketahui bernama Budiyanto (69), warga Madiun. Ia ditemukan dalam kondisi terlentang di bawah Jembatan Jurug pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.
Penemuan tersebut bermula saat seorang warga yang baru selesai memancing di Sungai Bengawan Solo melihat seseorang tergeletak di bawah jembatan. Informasi itu kemudian diteruskan kepada petugas SAR PJT yang selanjutnya melakukan pengecekan ke lokasi.
Setelah memastikan adanya seorang pria dalam kondisi tidak bergerak, petugas kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Piket Fungsi Polresta Surakarta bersama personel Polsek Jebres langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan, petugas langsung mengamankan lokasi serta melakukan pemeriksaan bersama Tim Inafis dan Dokpol.
“Setelah menerima informasi, Piket Fungsi Polresta Surakarta bersama personel Polsek Jebres segera mendatangi lokasi. Petugas mengamankan TKP, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi serta melakukan identifikasi dan pemeriksaan bersama Tim Inafis dan Dokpol Polresta Surakarta,” kata AKP Lingga Ramadhani, Jumat (11/9/2026).
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna biru tua dan celana panjang cokelat. Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, di antaranya dua buah kruk, jaket jumper hitam, serta tas kecil berwarna hitam.
Di dalam tas tersebut terdapat gunting dan perban. Kondisi korban saat ditemukan juga dilaporkan dengan mulut berbusa.
Polisi selanjutnya meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Berdasarkan informasi sementara, korban diketahui sudah sekitar empat hari berada dan mondar-mandir di sekitar kawasan Jembatan Jurug serta Pos Pantau PJT.
“Langkah yang dilakukan petugas adalah memastikan kondisi korban, mengamankan TKP, melakukan identifikasi, mendata barang-barang yang ditemukan di lokasi serta meminta keterangan saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian,” ujarnya.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Dugaan sementara mengarah pada penyakit epilepsi.
Meski demikian, polisi masih melakukan pemeriksaan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kematian serta memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Dr. Moewardi Surakarta untuk menjalani visum luar.
“Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Dr. Moewardi untuk dilakukan visum luar. Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Polsek Jebres Polresta Surakarta,” pungkas AKP Lingga.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.