Remaja Asal Palur Diduga Tenggelam di Bengawan Solo, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Seorang remaja berusia 15 tahun asal Palur diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Jaten, Karanganyar. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM– Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang remaja yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jumat (3/7/2026). Korban yang dilaporkan hilang diketahui bernama Mikel (15), warga Perumnas Palur, Karanganyar.

Kepala kantor pencarian dan pertolongan Surakarta Kamal Riswandi menyampaikan informasi awal mengenai dugaan tenggelamnya korban bermula dari temuan barang-barang pribadi di tepi sungai.

Seorang warga bernama Denish yang melintas di bawah Jembatan Jurug sekitar pukul 02.00 WIB menemukan sebuah telepon seluler dan sepasang sandal tanpa pemilik di lokasi tersebut.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Jaten. Petugas selanjutnya melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan keluarga untuk memastikan identitas pemilik barang.

Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui belum pulang ke rumah sejak dini hari sehingga muncul dugaan ia terjatuh atau terseret arus Sungai Bengawan Solo. Dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Laporan mengenai kondisi membahayakan manusia diterima petugas sekitar pukul 02.00 WIB dari potensi SAR Perum Jasa Tirta (PJT).

“Menindaklanjuti laporan tersebut, operasi pencarian segera dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan,” ungkapnya.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya perahu karet, perlengkapan selam, peralatan pertolongan pertama, serta perangkat komunikasi untuk mendukung pencarian di lapangan.

Meski cuaca di lokasi relatif cerah berawan, proses pencarian menghadapi kendala berupa arus Sungai Bengawan Solo yang cukup deras sehingga menyulitkan penyisiran, terutama di bagian sungai yang dalam.

Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran melalui jalur air maupun pemantauan visual di sepanjang aliran sungai.

“Masyarakat yang berada di sekitar bantaran Bengawan Solo juga diimbau segera melapor kepada petugas apabila menemukan informasi atau tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya