Kebakaran Hanguskan Tiga Ruang SMPN 2 Karangpandan, Disdik Pastikan Ijazah Alumni Selamat

Kebakaran melanda SMPN 2 Karangpandan, Karanganyar, menghanguskan ruang TU, kepala sekolah, dan arsip.

chat_bubble_outline 0

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Kebakaran yang terjadi di SMP Negeri 2 Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Rabu (1/7/2026) dini hari menghanguskan tiga ruangan penting sekolah.

Beruntung, peristiwa yang terjadi saat masa libur sekolah itu tidak menimbulkan korban jiwa, sementara arsip ijazah alumni dipastikan tetap aman.

Api mulai diketahui sekitar pukul 05.00 WIB dan melalap ruang Tata Usaha (TU), ruang Kepala Sekolah, serta ruang arsip. Saat kejadian, tidak ada aktivitas belajar mengajar maupun siswa di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, langsung meninjau lokasi bersama jajaran Forkopimcam Karangpandan, kepala sekolah, pengurus MKKS, serta relawan untuk memastikan penanganan dan pendataan kerusakan berjalan cepat.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Ada tiga ruangan yang mengalami kebakaran, yakni ruang Tata Usaha, ruang Kepala Sekolah, dan ruang arsip,” ujar Hendro.

Selain bangunan, sejumlah peralatan elektronik ikut musnah dilalap api. Di antaranya empat komputer, tujuh laptop, lima printer, dua scanner, satu server, DVR CCTV, proyektor, televisi, hingga perlengkapan administrasi sekolah.

Kebakaran juga menghanguskan berbagai dokumen penting seperti buku induk dua tahun terakhir, rapor siswa pindahan, arsip administrasi, serta alat tulis kantor. Namun Hendro memastikan dokumen ijazah para alumni tidak terdampak kebakaran.

“Ijazah alumni aman,” tegasnya.

Menurut Hendro, prioritas pemerintah saat ini adalah menyelesaikan pendataan kerusakan sekaligus mempercepat pemulihan fasilitas sekolah agar kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru tidak terganggu.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan. Tim dari kementerian dijadwalkan melakukan verifikasi dan validasi kerusakan sebagai dasar pemberian bantuan revitalisasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan kementerian. Hari ini tim akan melakukan verifikasi dan validasi agar proses bantuan revitalisasi bisa segera dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Erfan, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 05.45 WIB dari warga bernama Subarto.

Berdasarkan keterangan penjaga malam sekolah, Mulyoko, api pertama kali terlihat saat dirinya hendak membersihkan halaman sekolah. Ketika mengetahui listrik padam, ia mengecek ruang Tata Usaha dan menemukan kobaran api berasal dari area instalasi listrik yang terdapat perangkat audio amplifier, DVR CCTV, dan sejumlah peralatan elektronik lainnya.

Api kemudian membesar dengan cepat hingga merembet ke ruang Kepala Sekolah. Laporan segera diteruskan ke petugas pemadam kebakaran.

Regu Damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam beserta enam personel. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 05.56 WIB dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 07.00 WIB sebelum melakukan proses pendinginan.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan dari aparat berwenang,” kata Erfan.

Hingga kini, nilai kerugian material masih dihitung. Pemerintah Kabupaten Karanganyar memastikan akan mendampingi proses pemulihan agar operasional sekolah dapat kembali berjalan normal saat tahun ajaran baru dimulai.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya