KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karanganyar menggelar edukasi bahaya narkoba di Sekolah yang ada di wilayah Karanganyar.
Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini digelar di SMK Bhina Karya Karanganyar, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba.
Sebanyak sekitar 270 siswa kelas X mengikuti kegiatan yang berlangsung di hall luar sekolah tersebut. Penyuluhan dipimpin langsung oleh KBO Satresnarkoba Polres Karanganyar, IPDA Wahyono bersama BRIPKA Arif Setyawan.
Dalam pemaparannya, IPDA Wahyono menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda.
“Sekali terjerumus narkoba, dampaknya sangat luas. Bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga berimplikasi hukum yang bisa menghambat masa depan kalian. Karena itu, jangan pernah mencoba,” tegas IPDA Wahyono di hadapan para siswa.
Ia menjelaskan, materi penyuluhan mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Para siswa juga diperkenalkan dengan jenis-jenis narkoba beserta modus peredarannya yang kerap menyasar kalangan pelajar.
Penyuluhan dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, simulasi, dan role play penolakan ajakan narkoba. Selain itu, petugas membagikan brosur serta leaflet edukasi agar materi dapat dipelajari kembali di luar kegiatan.
PS Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Mulyadi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.
“Melalui edukasi sejak dini, kami berharap para pelajar memiliki ketahanan diri dan keberanian untuk menolak narkoba dalam bentuk apa pun,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendukung implementasi program Asta Cita Presiden RI dalam upaya penguatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif bertanya dan terlibat dalam simulasi, menunjukkan meningkatnya pemahaman tentang bahaya narkoba dan cara menghindarinya.
Satresnarkoba Polres Karanganyar berharap para pelajar mampu menjadi agen perubahan, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah keluarga dan masyarakat, guna mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.