Polisi Buru Komplotan Penganiaya Pemuda di Karanganyar, Jejak Pelaku Makin Terlihat

Polres Karanganyar terus memburu komplotan pengendara motor yang mengeroyok pemuda berinisial A di Jaten. Identitas pelaku mulai terkuak setelah analisis plat nomor dan rekaman CCTV. Hingga kini polisi masih menyelidiki motif pengeroyokan sambil mengumpulkan bukti tambahan

chat_bubble_outline 0
Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, menegaskan (Foto: HARIANKOTA)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Penyidikan kasus pengeroyokan terhadap pemuda berinisial A di kawasan Jaten mulai menemukan titik terang. Satreskrim Polres Karanganyar kini mengerucutkan identitas para pelaku setelah mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kendaraan yang digunakan komplotan tersebut.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, menegaskan bahwa petunjuk awal sudah mengarah pada kelompok pengendara motor yang terekam di lokasi sekitar waktu kejadian.

“Empat saksi sudah dimintai keterangan. Dari plat nomor yang terekam, ada arah yang sedang kami dalami,” ujar Wikan, Senin (25/11/2025).

Tidak hanya itu, polisi juga mengumpulkan rekaman CCTV di sepanjang jalur Solo–Tawangmangu. Rekaman ini digunakan untuk melacak pergerakan para pelaku yang kabur sesaat setelah menyerang korban.

Menurut Wikan, bukti-bukti awal menunjukkan aksi pengeroyokan dilakukan secara bersama-sama dan berlangsung singkat.

“Kami mencocokkan rekaman CCTV dengan hasil pemeriksaan saksi. Identifikasi pelaku masih berlangsung,” tegasnya.

Aksi pengeroyokan terjadi Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 04.35 WIB. Korban sedang duduk bersama temannya di depan minimarket ketika sekitar tujuh orang pengendara motor tiba-tiba berhenti.

Tanpa bertanya atau bicara, para pelaku langsung melayangkan pukulan dan tendangan hingga korban tersungkur tak berdaya. Usai menyerang, kelompok itu langsung kabur ke arah timur sebelum warga mendekat.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Karanganyar. Kondisinya disebutkan stabil, namun masih menjalani observasi medis.

Polisi hingga kini belum mengetahui apa motif komplotan tersebut menyerang korban. Dugaan berbeda masih terbuka, mulai dari salah sasaran hingga kemungkinan persoalan pribadi.

“Motifnya masih kami selidiki. Kami imbau masyarakat yang punya informasi tambahan untuk segera melapor,” kata Wikan.

Aparat memastikan upaya pengejaran dipercepat agar para pelaku segera diamankan dan diproses sesuai hukum.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya