KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Masyarakat Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, memberikan penghormatan khusus kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar, Robert Jimmy Lambela, yang akan menempati jabatan baru di Kejaksaan Agung.
Warga menyerahkan sebuah keris sebagai lambang penghargaan atas ketegasan dan dedikasinya menegakkan hukum di wilayah tersebut.
Simbol budaya itu diserahkan langsung oleh perwakilan warga dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Madirdo Abadi Berjo di Kantor Kejari Karanganyar pada Selasa (22/10/2025).
“Keris ini bukan sekadar pusaka, tapi bentuk terima kasih kami kepada Bapak Kajari yang telah menegakkan keadilan dengan tegas dan memulihkan dana desa kami,” ujar Sularno, Direktur Utama BumDes Madirdo Abadi Berjo.
Menurutnya, pemberian keris mencerminkan nilai keberanian, tanggung jawab, dan keteguhan hati—sejalan dengan karakter penegakan hukum yang dijalankan Kejari Karanganyar selama masa kepemimpinan Robert Jimmy Lambela.
Kasus penyalahgunaan dana BumDes Berjo menjadi sorotan beberapa waktu lalu. Berkat penyelidikan Kejari Karanganyar, dana sebesar Rp435 juta berhasil dikembalikan ke kas resmi desa.
Selain uang tunai, sejumlah aset bernilai tinggi seperti rumah mewah dan kendaraan pribadi pihak terlibat turut disita dan kini menunggu proses lelang sesuai ketentuan hukum.
Sularno memastikan, dana yang telah kembali akan digunakan untuk kepentingan warga melalui musyawarah desa (musdes). “Kami pastikan penggunaannya transparan, melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah desa,” katanya.
Langkah Kejari Karanganyar tersebut dinilai sebagai penerapan restorative justice dan asset recovery yang efektif di tingkat desa. Pendekatan ini tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga memulihkan keuangan publik agar kembali memberi manfaat bagi masyarakat.
Kunjungan warga Berjo ke Kejari Karanganyar sekaligus menjadi momen perpisahan. Meski merasa kehilangan, warga mengaku bangga karena pejabat yang mereka hormati mendapat kepercayaan untuk bertugas di institusi lebih tinggi.
Selama bertugas di Karanganyar, Robert Jimmy Lambela dikenal berpegang pada prinsip hukum yang bersih, terbuka, dan humanis. Ia dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan kepentingan sosial masyarakat.
“Beliau tegas tapi tetap mengedepankan keadilan yang berpihak pada kebenaran. Bagi kami, keris ini adalah simbol penghormatan atas pengabdian beliau,” ujar Sularno menutup pernyataannya.
Dalam tradisi Jawa, keris melambangkan keberanian dan kehormatan. Pemberiannya kepada aparat penegak hukum mencerminkan harapan agar semangat kejujuran dan keteguhan hati terus mengiringi langkah di tempat tugas baru.
Pemberian simbol budaya ini juga menjadi penanda bahwa penegakan hukum dan nilai-nilai lokal dapat berjalan beriringan: tegas menegakkan keadilan, namun tetap menghormati akar budaya masyarakat.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.