SUKOHARJO, HARIANKOTA.COM – Gelombang solidaritas untuk Palestina kembali menggema di Kota Solo. Sabtu malam (14/6), ratusan warga memadati CGV Transmart Solo dalam gelaran nonton bareng film Hayya 3: Gaza, yang diprakarsai oleh Amal Cinta Al Aqsha (ACA) Indonesia.
Acara ini tak hanya menghadirkan kisah mengharukan dari bumi Gaza, tapi juga menjadi momen penggalangan dana kemanusiaan untuk saudara-saudara di Palestina.
Uniknya, antusiasme peserta begitu tinggi hingga panitia terpaksa membuka empat studio sekaligus untuk menampung penonton.
Dengan kontribusi sebesar Rp75.000, setiap peserta mendapatkan tiket menonton, konsumsi, dan berpartisipasi dalam donasi kemanusiaan.
“Respons masyarakat luar biasa. Ini bukti bahwa kepedulian terhadap Palestina tidak pernah surut,” ujar Direktur ACA Indonesia, Ustadz Imron Rosadi dalam pernyataan resminya, Minggu (15/6/2025).
Acara ini turut dihadiri tokoh asal Gaza, Syeikh Younis, yang memberikan langsung gambaran nyata kondisi kehidupan di Palestina.
Kehadirannya memperkuat semangat peserta untuk terus peduli dan membantu. Deretan tokoh agama dari wilayah Soloraya, termasuk Ustadz Yusuf Hilmi Ahmad, Ustadz Mas’ud Izzul Mujahid, hingga Habib Hasan Alaydrus, juga turut mendampingi kegiatan ini.
Film Hayya 3: Gaza sendiri menjadi penutup trilogi yang sarat pesan kemanusiaan. Melalui alur cerita yang menyentuh, film ini menampilkan sisi lain dari konflik Palestina dan membangkitkan rasa empati penonton.
Sandi, salah satu penonton, mengaku tersentuh. “Film ini sangat menyentuh hati. Saya jadi lebih sadar bahwa di balik berita-berita itu, ada manusia yang benar-benar sedang berjuang bertahan hidup.”
Suara serupa datang dari peserta lainnya. “Kita bisa melihat secara visual bagaimana penderitaan rakyat Gaza. Ini menyadarkan kita agar tidak tinggal diam,” ujarnya.
Panitia berharap, kegiatan seperti ini bisa menjadi pemantik kesadaran publik akan pentingnya aksi nyata, bukan hanya simpati.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa penderitaan rakyat Gaza nyata dan masih terjadi hingga hari ini. Film ini adalah jendela kecil yang semoga membuka hati banyak orang,” ungkap Oki Saputro, salah satu panitia acara.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.