KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar menyoroti berbagai aspek penting dalam evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun 2024, yang digelar pada Senin (21/4/2025) kemarin.
Sejumlah rekomendasi strategis disampaikan, dengan fokus utama pada perbaikan infrastruktur, penanggulangan stunting, serta penegakan aturan terkait toko modern.
Dalam pidato resminya, Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Darwanto, menegaskan bahwa kondisi jalan di berbagai titik wilayah masih jauh dari layak dan membutuhkan perhatian serius.
Selain itu, isu stunting menjadi sorotan karena menyangkut masa depan generasi muda Karanganyar. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.
“Jangan biarkan persoalan dasar seperti jalan rusak dan stunting terus membebani masyarakat. Pemerintah harus bergerak cepat dan tepat,” ujar Darwanto.
DPRD juga mengkritisi semakin maraknya toko modern yang tumbuh di berbagai kecamatan tanpa pengawasan ketat.
Mereka meminta pemerintah daerah bertindak tegas agar keberadaan toko-toko besar tidak mematikan usaha tradisional milik warga lokal dan pelaku UMKM.
“Kami ingin toko tradisional tetap hidup. Pemerintah harus berani menindak toko modern yang tidak sesuai dengan perda,” tegasnya.
Meski demikian, isu mencolok terkait lonjakan retribusi daerah hingga 2.200 persen—dari Rp 8 miliar ke Rp 183 miliar—tidak dimasukkan dalam rekomendasi DPRD.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Kurniadi Maulato, menjelaskan bahwa angka fantastis itu muncul akibat perubahan nomenklatur pelaporan, bukan karena peningkatan beban kepada masyarakat.
Sementara itu, dana sisa anggaran gaji pegawai yang mencapai Rp 44 miliar juga tidak dibahas dalam rekomendasi. Dana tersebut masuk dalam Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) karena tertundanya pembayaran bagi ASN dan P3K baru.
Di sisi lain, DPRD tetap memberikan apresiasi atas kinerja Pemkab Karanganyar yang dianggap telah menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan daerah. Dewan berharap seluruh rekomendasi yang disampaikan bisa menjadi dasar evaluasi dan perbaikan demi kemajuan Karanganyar ke depan.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.