Presiden Ingatkan Kondisi Politik Jelang 2024 Jangan Memanas

21 November 2022, 20:40 WIB

SOLO, HARIANKOTA.COMPresiden Joko Widodo mengimbau suasana menjelang pemilihan umum (Pemilu) pada 2024 mendatang jangan sampai memanas. Karena itu, pendukung partai politik (parpol), calon presiden, dan calon legislatif dapat menjaga kekondusifan politik dalam negeri.

Hal itu dapat dilakukan dengan cara menggunakan gagasan politik dalam setiap menggalang suara. Mekanismenya, setiap elemen harus menyerap gagasan yang membangun bangsa dan negara ketika melakukan kampanye politik.

“Jangan sampai panas, apalagi membawa politik-politik SARA, tidak, jangan. Politisasi agama, tidak, jangan,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya, Senin (21/11/2022).

Menurut Presiden, dengan saling mengadu gagasan itu dapat membuat masyarakat memahami visi parpol, calon presiden, dan legislatif dalam membangun bangsa ke depan. Jadi, hasil dari pesta demokrasi rutin lima tahunan itu bisa menghasilkan pemimpin yang dibutuhkan masyarakat.

“Lakukan politik-politik gagasan, politik-politik ide. Debat silakan, debat gagasan, debat ide membawa negara itu lebih baik,” imbuh Jokowi.

Menjaga kondisi tetap kondusif, lanjut Presiden, sangat diperlukan dilakukan oleh para pemangku kepentingan tersebut. Jadi, patut menjadi perhatian utama dari para pemangku kepentingan yang terkait untuk diwujudkan.

Terganggunya stabilitas politik dalam negeri akan membuat terbukanya peluang ancaman berbagai sektor, apalagi ditambah imbas krisis global menjadi semakin terbuka. Diharapkan, pesta demokrasi pada 2024 jangan sampai menyulut percikan api yang menyulut kondisi politik memanas.

“Tetap adem kalau bisa, kalau enggak bisa paling banter ya hangat tapi jangan panas, karena situasinya tidak normal. Hati-hati, situasi dunia sedang tidak normal,” ujar Presiden.

Krisis global yang melanda seluruh dunia pada saat ini, sangat sulit dibandingkan pada periode 1997-1998. Indikasinya pada 1997-1998, sebanyak 14 negara mengajukan krisis untuk meminjam kepada organisasi IMF. Sedangkan, krisis saat ini diprediksi ada 66 negara yang akan meminjam ke IMF.

“Itulah yang sekali lagi saya ingatkan kepada para capres dan cawapres untuk membawakan suasana politik kita menuju 2024 itu betul-betul paling banter hangat sedikit, syukur bisa adem,” pungkas Presiden.

Berita Terkait