Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Sekda Jateng Tinjau Langsung Pencarian

Pendaki asal Karanganyar yang hilang di Bukit Mongkrang belum ditemukan hingga hari ke-10. Sekda Jawa Tengah meninjau langsung proses pencarian oleh tim gabungan.

chat_bubble_outline 0
Sekda Propinsi Jawa Tengah Sumarno beri dukungan di Basecamp pencarian Mongkrang (Humas Pemprov Jateng)

Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Sekda Jateng Tinjau Langsung Pencarian

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Proses pencarian terhadap pendaki asal Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Yazid Ahmad Firdaus (26), yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, hingga hari ke-10 masih belum membuahkan hasil.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, Selasa (27/1/2026)  turun langsung ke basecamp pendakian Mongkrang di Tawangmangu untuk memastikan seluruh upaya pencarian berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, ia juga menemui orang tua korban, Sapto Mulyono, yang setia menunggu kabar putranya sejak laporan hilang diterima.

Sumarno menyampaikan dukungan moril kepada keluarga agar tetap tabah serta terus memanjatkan doa demi keselamatan Yazid.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh proses pencarian hingga batas waktu yang ditentukan.

Selain itu, Sekda Jateng juga berdiskusi dengan Koordinator Lapangan Basarnas Surakarta, Tri Puji S, terkait perkembangan dan kemungkinan lokasi keberadaan korban berdasarkan hasil evaluasi tim di lapangan.

Tri Puji menjelaskan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat, setiap hari mengerahkan sekitar 300 personel.

 

Beragam metode telah diterapkan, termasuk penyisiran manual, penggunaan drone, serta pelibatan warga lokal yang memahami kondisi medan.

“Kendala utama yang kami hadapi adalah kabut tebal dan cuaca yang kerap berubah, sehingga membatasi jarak pandang tim,” ujar Tri Puji.

Meski demikian, ia menyebutkan bahwa sekitar 98 persen area pencarian telah disisir, namun belum ditemukan tanda keberadaan korban. Tim tetap menjaga optimisme dan terus melakukan penyisiran ulang pada titik-titik yang dianggap berpotensi.

Operasi pencarian yang semula dijadwalkan berakhir pada Minggu (25/1/2026) kemudian diperpanjang hingga Rabu (28/1/2026). Perpanjangan ini dilakukan untuk memaksimalkan upaya pencarian dengan melibatkan seluruh kekuatan yang tersedia.

“Besok pagi menjadi batas akhir perpanjangan. Kami akan melakukan pencarian secara intensif dan menyeluruh. Jika hasilnya masih nihil, selanjutnya akan dilakukan evaluasi dan dilaporkan kepada pimpinan,” jelasnya.

Tim berharap Yazid dapat ditemukan dalam kondisi selamat, seiring terus dikumpulkannya berbagai petunjuk di lapangan.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya